Palopo – Kementerian Pariwisata RI bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Palopo kembali menggelar Bimtek Pemasaran Pariwisata di Hotel Value, Kamis, (28/3/2019) yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Palopo Andi Enceng, S.E., MSi, Kepala Bidang Pemasaran Area IV Regional III Kemenpar Drs. Syukurni, S.E., MM, sejumlah aktivis pencinta lingkungan dan pengelola tempat wisata Kota Palopo.

Anggota Komisi 10 DPR RI, Amran, S.E yang membuka Bimtek tersebut mengharapkan agar Kota Palopo dapat menjadi seperti kota-kota pariwisata di Indonesia seperti, Batam, Yogyakarta, Lombok dan Manado. Amran juga berharap sektor pariwisata dapat berkontribusi pada masyarakat seperti pengurangan kemiskinan. Pengurangan kesenjangan sosial tersebut dapat dilakukan melalui upaya penguatan konektivitas kemaritiman, menjadi nilai tambah ekonomi dan pemanfaatan ketahanan energi. “ Saya berharap Pemerintah Kota Palopo juga dapat dapat mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara pada tahun 2019 ini “ tutur legislator PAN ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Palopo Andi Enceng, M.Si dalam paparannya menjelaskan bahwa Kota Palopo sudah layak dijuluki sebagai kota pariwisata karena terpenuhinya unsur 3A  yaitu Aksesibilitas, Amenitas dan Atraksi.  “Kota palopo sudah sangat mudah dijangkau oleh wisatawan baik mancanegara maupun nusantara dikarenakan letak geografis Kota Palopo yang dapat diakses melalui darat, laut dan udara. Untuk amenitas, Kota Palopo juga sudah memenuhi hal itu dimana ada 41 hotel dan 72 café dan rumah makan yang terdaftar di Dinas Pariwisata sehingga para wisatawan lebih leluasa memilih tempat menginap.” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Area IV Regional III Kemenpar Drs. Syukurni, S.E., MM menjelaskan pemasaran pariwisata adalah proses manajemen dimana organisasi pariwisata nasional dan/atau badan usaha wisata dapat mengidentifikasi wisata pilihannya dengan maksud mencapai kepuasaan wisatawan sehingga sasaran dapat tercapai. Kemenpar menargetkan kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara dan 375 juta wisatawan nusantara pada tahun 2020 mendatang.  Sejalan dengan itu, aktivis pencinta lingkunang Wandi mengharapkan dioptimalkannya fungsi istana LangkanaE Palopo sebagai destinasi pariwisata utama yang ada di Kota Palopo.(Ichzan_Diskominfo Palopo)