Palopo – KNPI Kota Palopo menggelar diskusi dan narasi pemuda kota Palopo untuk bertukar pikiran dengan penyelenggara pemilu 2019 di Hill & Tiff Cafe Palopo (Kamis, 11/4/19). Diskusi ini dihadiri oleh Staf Ahli Polda Sulawesi Selatan Dr Sakka Pati, SH., MH,  Kapolres Palopo AKBP Ardiansyah, S.IK, Ketua KPU Palopo Abbas, SH., MH, Ketua Bawaslu Palopo, Asbudi dan Akademisi Abd Rahman Nur.

Dalam penyampaiannya, staf ahli Polda Sulsel, Dr. Sakka Pati menghimbau kepada kaum millenial untuk tidak  memutuskan tali silaturahmi dalam pemilu ini hanya karena berbeda pilihan, tetapi menjadikan pemilu kali ini sebagai pemersatu bangsa. Dosen ilmu hukum Unhas ini juga menambahkan bahwa ada baiknya jika caleg yang sedang berkompetisi dalam pemilu kali ini yang ada di kota Palopo untuk merangkul anak muda yang ada di kota ini. " Berhasil tidaknya Pemilu 2019 ini, itu bergantung pada tindakan kita semua, karena yang menjadi penentu adalah kita ” ucap ketua UPT Unhas Press ini.

Sementara itu, Ketua KPU Palopo Abbas, SH. meyakinkan bahwa pihaknya dipastikan netral dalam pemilu 17 April mendatang. Senada dengan itu, Ketua Bawaslu Kota Palopo, Dr Asbudi mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai upaya dalam mencegah tindakan kecurangan politik dalam pemilu 2019 ini. “Seperti yang kita ketahui, kami (Bawaslu) telah melakukan sosialisasi dengan beberapa kampus di kota Palopo,” ucapnya.

Disamping itu, Kapolres Palopo AKBP Ardiansyah, S.IK mengajak masyarakat Palopo untuk menciptakan Pemilu damai, aman dan sejuk serta menghimbau kaum millenial  untuk tidak menelan mentah-mentah informasi yang tidak jelas. “Jangan mudah terpengaruh dengan informasi yang tidak jelas atau hoax. Pilihan boleh berbeda tetapi tetap jaga persatuan jangan sampai ada perpecahan," tuturnya.(Ichzan_Diskominfo Palopo)