PALOPO - Pemerintah Kota Palopo dalam hal ini, Setda Kota Palopo Bagian Perekonomian menyelenggarakan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Palopo, Menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H. Yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Ratona. (Senin, 12/04/2021)

Dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Palopo,  Drs. Firmanza DP, S.H., M.Si memaparkan beberapa hasil Rekomendasi Gubernur Sulawesi Selatan yaitu Memastikan ketersediaan pasokan pangan disetiap kab/ kota maupun desa, bila terdapat kekurangan pangan maka dapat dilakukan kerja sama dengan daerah yang surplus serta dilaporkan ke provinsi. Serta walikota melakukan pemantauan harga yang lebih intensif terutama komuditas penyumbang intansi sehingga gejolak harga dapat dikendalikan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palopo, Ruben, SE menyampaikan bahwa Ada beberapa Cakupan pasar yang dilakukan pemantauan yaitu pasar tradisional,  modern dan outlet.

Ruben juga menghimbau bahwa inflansi harus di waspadai karena setiap memasuki bulan Ramadhan peningkatan inflansi meningkat.

Ada lima wilayah Bulukumba, watampone,makassar, parepare dan palopo. Palopo sangat terendah dalam inflasi

Kepala Sub Divre Bulok Kota Palopo, Lisnawati mengatakan bahwa Bulok siap berpartisipasi dalam mengadakan pasar murah di kota palopo sebagaimana yang telah dilakukan selama bulan Ramadhan sebelum-sebelumnya.

"Stok kami yang ada dibulok berupa beras, gula, terigu, serta daging yang diperkirankan cukup selama bulan Ramadhan". Jelasnya.

Turut hadir dr. Ishaq Iskandar unsur Forkopimda dan tamu undangan. (Anti)