Pemerintah Kota Palopo menggelar Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 bersama dengan unsur Forkopimda, Pimpinan OPD, Camat, Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas se-kota Palopo di Lap. Tenis Indoor Saokotae (Selasa, 28/7/2020).

Rapat ini dilaksanakan menyusul ditetapkannya status kota Palopo menjadi 'zona merah' pandemi Covid-19. Ditetapkannya Kota Palopo sebagai salah satu "Zona Merah Covid-19" bersama dengan 52 Kabupaten / Kota lainnya se-Indonesia oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kota Palopo

Walikota Palopo Drs. H.M. Judas Amir, MH menyebutkan bahwa kerja keras pemerintah selama ini  dalam menangani covid-19 harus dibarengi dengan dukungan seluruh elemen masyarakat. "Kita tidak boleh lengah, kota ini sudah masuk kategori zona merah dan ini membuat kita harus meningkatkan kewaspadaan, kita harus patuh dalam menerapkan protokol kesehatan" tegasnya.

Orang nomor satu di Pemerintahan kota Palppo ini berharap agar masyarakat tidak memiliki stigma negatif terhadap penanganan Covid-19 di kota Palopo"Seluruh Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan petugas yang di Puskesmas untuk saling berkoordinasi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang dampak Covid-19 ini" tambahnya

Kota Palopo masuk dalam kategori 'zona merah' menyusul munculnya beberapa kasus positif covid-19 sejak dibubarkannya posko pencegahan dan penanganan virus Corona di beberapa pintu masuk kota Palopo. Terhitung saat ini di kota Palopo terdapat 42 kasus positif dan 29 orang telah sembuh setelah menjalin isolasi di Makassar.

Hadir pula dalam rapat penanganan ini kepala KUA dan puskesmas se-Kota Palopo. (Ichzan_Diskominfo Palopo)