Palopo – Sekitar 200 –an pengunsgi asal Kota Palu, Donggala, Sigi dan Parigi yang berada di Kota Palopo telah mendapat bantuan oleh Dinas Sosial Kota Palopo. Bantuan yang diserahkan berupa bahan makanan seperti mie instan, telur, beras dan juga pakaian bagi warga korban bencana gempa bumi dan tsunami.  Selain itu, Dinas Sosial yang dibantu oleh pihak kelurahan dan dinas terkait juga membantu memfasilitasi kelanjutan pendidikan sejumlah anak pengungsi dengan menyekolahkan mereka di sejumlah sekolah yang telah ditunjuk.

Saat ditemui disela-sela penyerahan bantuan kepada korban bencana alam, sabtu (13/10/2018) di kelurahan Sabbamparu, Kecamatan Wara Utara, Kadis Sosial M.Tahir menyampaikan bahwa penyerahan bantuan tersebut adalah wujud kepedulian dan komitmen pemerintah bersama masyarakat Kota Palopo dalam membantu meringankan beban para pengungsi sehingga mereka dapat lebih bersemangat dan tidak merasa sendiri atas musibah yang diderita.

Ia juga berpesan kepada para pengusngsi agar tetap bersabar sambil tetap berdoa. “ Insya Allah ujian ini akan kita dapat petik hikmahnya mungkin 1 tahun atau bahkan 5 tahun kedepa, jadi mari kita berpikir positif dan bertawakkal pada Allah SWT, insya Allah akan ada kebaikan yang kita peroleh “ ujarnya saat menyerahkan bantuan kepada salah seorang pengungsi asal Kabupaten Parigi Moutong.

Dirinya juga menyampaikan bahwa selain bantuan pangan dan pakaian, pihaknya juga tengah mengupayakan bantuan pendampingan psikologi kepada para pengungsi dengan harapan dapat mengurangi trauma mereka setelah menghadapi bencana alam yang dahsyat tersebut. Para pengungsi asal Sulawesi Tengah tersebar di bebeberap kelurahan di Kota Palopo diantaranya kelurahan Pattene, Kelurahan Pajalesang, kelurahan Sabbamparu, Kelurahan Mungkajang. ( Red_Diskominfo Palopo )