Palopo – Dalam rangka mendukung advisory kebijakan pemerintah di daerah, Bank Indonesia perwakilan Sulawesi Selatan melakukan riste Growth Strategy dan penelitian komoditas, produk dasn jenis usaha unggulan UMKM Sulawesi Selatan. Dari hasil riste yang dilakukan tersebut merekomendasikan komoditas rumput laut sebagai salah satu komoditas sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi Sulawesi Selatan.  Salah satu daerah yang menjadi skala prioritas dalam pengembangan komoditas rumput laut adalah Kota Palopo.  Karena itulah, Bank Indonesia bekerjasama dengan pemerintah Kota Palopo melakukan penandatangan kerjasama pengembangan komoditas rumput laut. Penandantangan dilakukan oleh Kepala perwakilan Bank Indonesia, Bambang Kusmiarso dengan Wali Kota Palopo H.M.Judas Amir, MH di ruang pola Kantor Wali Kota Palopo, disela-sela acara High Level Meeting TPID Zona Palopo, selasa(23/10/2018).

Menurut Bambang Kusmiarso, bahwa meskipun Kota Palopo bukanlah penghasil rumput laut terbesar di Sulawesi Selatan, namun Kota Palopo memiliki keunggulan dari sisi geografis sebagai sentra perdagangan, jasa dan industri di bagian utara Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi simpul rumput laut daerah Tana Luwu dan sekitarnya. “ Informasi yang kami peroleh bahwa kota Palopo merupakan penghasil rumput laut gracilia terbaik di dunia “ ujarnya  seraya berharap agar kedepan pengembangan klatsre rumput laut di Palopo dapat menjadi percontohan bagi daerah lainnya.

Sementara itu, Wali Kota Palopo H.M.Judas Amir mengatakan bahwa pengembangan komoditas rumput lau di Kota Palopo perlu didukung oleh semua pihak, sebab menurutnya komoditi rumput laut menjadi salah satu potensi yang dapat membantu penguatan ekonomi kerakyatan, dan tidak sedikit masyarakat Palopo yang bergantung pada usaha tersebut. “ Saya berharap agar kerjasama ini dapat lebih memantapkan perencanaan serta pengelolaan pengembangan bisnis rumput laut di Kota Palopo sehingga tidak bertumpu pada pola konvensional.  Yang terpenting agar rumput laut khas Palopo dapat lebih lebih dikenal dan memiliki daya saing dipasaran regional dan internasional “ tandasnya sambil berharap agar kerjasama tersebut makin menggairahkan bisnis rumput laut.

Turut hadiri dalam pertemuan tersebut yakni Bupati Luwu H.A.Muzakkar, Wakil Bupati Luwu Utara Thahar Rum, dan sejumlah pejabat dari Pemda Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Tana Toraja dan Toraja Utara. ( Yulianti Arsyad_Diskominfo Palopo )