Rakor Percepatan Tanam Wilayah Palopo Dihadiri Dirjen Holtikultura Kementan RI

Rakor Percepatan Tanam Wilayah Palopo Dihadiri Dirjen Holtikultura Kementan RI

PALOPO – Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Tanam Wilayah Optimasi Lahan (OPLAH) dan Luas Tambah Tanam (LTT) Kota Palopo Tahun 2026 dihadiri Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) bertempat di Auditorium Saokotae. Sabtu (25/4).

‎Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Palopo, Amru,SE mengatakan Rakor Percepatan Tanam Wilayah Optimasi Lahan (OPLAH) dan Luas Tambah Tanam (LTT) memiliki peran yang sangat penting dalam upaya meningkatkan produksi pertanian. Khususnya dalam mendukung ketahanan pangan.

‎”Melalui rapat ini, kita dalam mengevaluasi capaian yang telah diraih mengidentifikasi kendala yang dihadapi di lapangan,serta merumuskan langkah-langkah strategis ke depan agar target tanam dapat tercapai secara optimal,” jelas Amru.

‎Amru membeberkan potensi luas lahan pertanian di Kota Palopo.

‎Luas lahan Baku Sawah/LBS 1.859,30 hektar.sesuai SK Menteri ATR/BPN.

Serta potensi luas jagung 800 hektar tersebar tersebar di 9 (sembilan) kecamatan dalam wilayah Kota Palopo. Dimana capaian LPP realisasi luas tambah tanam 1.816,90 hektar dari target 1.820,60 hektar.musim tanam Oktober Maret 2025-2026.

‎"Kami menyadari bahwa program ini tidak terlepas dari kinerja dan kerjasama dan sinergi antara semua pihak, Mulai dari pemerintah, penyuluh hingga para petani sebagai ujung tombak di lapangan. ‎Oleh karena itu, melalui Forum ini Kami mengajak kepada kita semua, untuk terbuka dalam berdiskusi dan berbagi pengalaman serta mencari solusi,demi kemajuan sektor pertanian kita,” ujarnya.

‎Sementara itu, Wakil Wali Kota Palopo Dr. Akhmad Syarifuddin, menyampaikan selamat datang dan apresiasi kepada 

‎Dirjen Holtikultura Kementan ‎Republik Indonesia.

‎”Kedatangan dan kehadiran bapak secara langsung tentu menjadi kebanggan dan kesyukuran tersendiri bagi Pemerintah Kota Palopo, khususnya insan pertanian di kota ini. ‎Harapan kami, pada kunjungan ini dapat melihat tantangan, hambatan termasuk pertanian di Kota Palopo yang perlu,mendapat atensi langsung dari Kementerian Pertanian,” harapnya.

‎Wawali pun menambahkan, bahwa pihaknya berkomitmen untuk mewujudkan semua yang menjadi program-program prioritas.

‎”Kami Berkomitmen apa yang menjadi program-program prioritas dan janji-janji kami Insha Allah pelan-pelan akan kami wujudkan. ‎Kami mohon support dan sinergi serta kolaborasi dari semua pihak. Insha Allah pelan-pelan akan kami wujudkan,” pungkasnya.

‎Lebih lanjut Wawali Akhmad Syarifuddin mengharapkan kontribusi positif terhadap arah pembangunan di Kota Palopo. ‎Di tengah situasi gejolak global, sesuai dengan arahan presiden bahwa prestasi sudah masuk ke Swasembada. ‎Namun Support, dukungan,dan keterlibatan semua pihak tetap diharapkan.

‎”Paling tidak, kita edukasi kepada teman-teman dan masyarakat petani, melakukan bercocok tanam untuk mengembangkan sektor ini. ‎Dan kepada para penyuluh untuk aktif memberikan edukasi, untuk aktif memberikan saran-saran kepada masyarakat petani,”.ujarnya.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dirjen Holtikultura Kementrian Pertanian Republik Indonesia, PLt Direktur Polbangtan Gowa, ketua kelompok substansi penyuluh pertanian Prov Sulsel, kepala dinas pertanian, perikanan,dan pangan Kota Palopo, para penyuluh pertanian Kota Palopo, serta tamu undangan yang hadir. (kominfo-sp_palopo)

Bagikan berita

Survei