penanganan-banjir-pemkot-palopo-audiensi-ke-bbws

Penanganan Banjir, Pemkot Palopo audiensi ke BBWS

Makassar - Wali Kota Palopo, Hj. Naili Trisal bersama Wakil Wali Kota, Akhmad Syarifuddin dan Kepala Dinas  Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) Kota Palopo melakukan kunjungan Audiensi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang (PU SDA), Rabu, (6/5/2026). 

Kunjungan tersebut sebagai tindak lanjut dari komunikasi yang dibangun Pemerintah Kota Palopo (Wali Kota), dengan bapak Pimpinan Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, dalam rangka memperkuat koordinasi, sharing terkait dengan penanganan banjir di Kota Palopo. 

Hal itu juga didasari bahwa saat ini pemerintah tengah berupaya melakukan penghematan belanja (efisiensi anggaran) sehingga banyak program-program yang harus melalui sharing atau intervensi melalui kementerian ataupun balai sesuai dengan kewenangan masing-masing. 

Pada audiens itu, Wali Kota Palopo menyampaikan harapan besar  kepada BBWS agar sungai yang menjadi kewenangannya di Kota Palopo bisa diintervensi oleh BBWS.

Wali kota mengusulkan ruas sungai yang ada di Kota Palopo agar mendapat penanganan, baik sifatnya untuk kegiatan normalisasi maupun revitalisasi konstruksi. Khususnya di Sungai Amassangan, yang kondisi infrastruktur sungainya itu sudah sangat memprihatinkan dan perlu untuk dilakukan revitalisasi.
 
"Nantinya bisa memberikan rasa nyaman kepada warga yang berada di bantaran sungai tersebut. Karena Sungai Amassangan ini setiap tahunnya menjadi momok dan berpotensi meluap mengakibatkan banjir di Kota Palopo, sehingga kita berharap itu segera dilakukan penanganan,” harapnya. 

Kepala Dinas PUPR-Perkim Kota Palopo, Harianto, menjelaskan bahwa dari sharing itu pemerintah Kota Palopo diminta untuk menyiapkan DED-nya. "Dan Alhamdulillah, kita memang telah siapkan itu, dan mudah-mudahan saja tahun ini, itu bisa segera terlaksana,” ungkap Kadis PUPR-Perkim. 

Untuk penanganan jangka panjang, Lanjut Harianto, Kita diminta untuk menyiapkan perencanaannya melalui master plan pengendalian banjir. "Dan jika itu ada, melalui komunikasi dan kerjasama dengan pihak balai tentunya akan terus ditingkatkan dan diperjuangkan. Sehingga penanganan banjir di Kota Palopo bisa massif.  Dengan demikian  bisa meminimalisir kejadian banjir karena luapan sungai atau kondisi eksisting sungai yang memang sudah harus mendapatkan penanganan serius,” jelasnya. 
Harianto juga menyampaikan bahwa tahun ini, Kota Palopo juga mendapatkan bantuan (penerima manfaat) dari kegiatan rehabilitasi jaringan distribusi pipa Bambalu-Battang, dengan nilai sekitar Rp.23 miliar lebih, yang prosesnya sudah dilaksanakan. 

"Di pertengahan bulan ini sudah berkontrak. Semua itu tak lepas karena komunikasi pemerintah Kota Palopo, dalam hal ini, Ibu Wali Kota Palopo, Naili Trisal  dengan Komisi V DPR RI, di bawah komando Andi Iwan Darmawan Aras,” ungkap Harianto seraya menambahkan “Jadi ini upaya Walikota Palopo bagaimana menghadirkan kebutuhan dasar untuk layanan publik di Kota Palopo, termasuk ketersediaan air bersih,” jelasnya. (diskominfo-sp_palopo)


Sumber resmi: https://palopokota.go.id/post/penanganan-banjir-pemkot-palopo-audiensi-ke-bbws

Bagikan berita

Survei