Pemkot Palopo Peringati Malam Nuzulul Qur'an di Masjid Agung Luwu Palopo
Pemerintah Kota Palopo bekerjasama dengan pengurus Masjid Agung Luwu Palopo menggelar Peringatan Malam Nuzulul Qur'an, 17 Ramadan 1447 Hijriyah, Jumat 6 Maret 2026
Peringatan malam Nuzulul Quran ini mengangkat tema "Aktualisasi Nilai-nilai Al-Qur'an dalam Kehidupan Sosial dan Kemasyarakatan Kota Palopo". Pada kesempatan ini, Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifudin menyampaikan sambutan Wali Kota Palopo.
Memperingati peristiwa nuzulul qur'an adalah merefleksi histori dan makna spritual pada peristiwa agung tersebut. Salah satu makna yang termaktub adalah bahwa Al-Qur'an diturunkan bukan saja untuk kaum muslimin, tetapi bagi seluruh umat manusia dan menjadi rahmat bagi seluruh alam.
Sebagaimana telah difirmankan Allah SWT dalam surah Al Hujurat ayat 13 bahwa sesungguhnya manusia diciptakan bersuku-suku, berbangsa-bangsa agar satu sama lainnya saling mengenal. Karena itu, peringatan Nuzulul Qur’an adalah momentum untuk menyatukan semangat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wataniah khususnya sesama warga Kota Palopo.
Sekaligus kesempatan ini kita manfaatkan sebagai ajang muhasabah diri terhadap perjalanan hidup kita selama ini, termasuk pelaksanaan program pembangunan di daerah ini agar kedepan dapat lebih baik, terarah dan bermanfaat, sebagaimana yang menjadi slogan pemerintahan saat ini yaitu mewujudkan “Palopo Baru”, dalam artian bahwa perlunya melakukan upaya pembaharuan terhadap proses terdahulu yang dianggap belum sempurna dan tentu menjaga kesinambungan program kebaikan terdahulu yang dinilai memiliki kemaslahatan bagi umat dan masyarakat.
Menjadikan Al Qur’an sebagai landasan sosial bermasyarakat sangatlah penting, karena kitab suci ini bukan sekedar bacaan, melainkan merupakan panduan komprehensif yang bukan saja mengatur hubungan kepada Sang Pencipta, namun juga mengatur harmonisasi sesama manusia bahkan lingkungannya.
Karenanya, bagi pemerintah Kota Palopo peringatan Nuzulul Qur’an kali ini dimaknai sebagai upaya penguatan dan peningkatan ikhtiar pemerintah dalam rangka mengayomi masyarakat demi mewujudkan tatanan hidup dan kehidupan yang lebih sejahtera lahir batin, dengan mewujudkan pemerataan pembangunan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat tanpa diskriminasi yang melalui pendekatan program tepat sasaran, berdasarkan pada aturan, semangat kearifan lokal dan tentunya berlandaskan pada nilai agama Islam.
Pada akhirnya, mari kita membudayakan dan istiqamah membaca, mendalami dan paling penting mengamalkan nilai Al-Qur’an sebagaimana disabdakan Rasulullah SAW bahwa “Khaerukum Man Ta Allamal qur’an, wa allamah” yakni sebaik baik orang diantara kamu adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkan Al-Qur’an.
Pesan dan harapan saya pada kesempatan ini, semoga kita semua termasuk hamba yang cinta Al-Qur’an sekaligus kelak mendapatkan syafaat atas kecintaan kita terhadap Al-Qur’an. Amin Ya Rabbal Alamin.