Palopo - Forum Replikasi Inovasi Pelayanan Publik tahun 2020 Pimpinan Perangkat Daerah Kota Palopo dan para Kepala Puskesmas Palopo, di selenggarakan oleh Pemerintah Sulawesi Selatan Secara Virtual melalui Aplikasi Zoom Meeting di Aula Kantor Bappeda Kota Palopo, Selasa 13/10/2020

Rizky Amelia Ayunintias Sub koordinator analisis kebijakan pelayanan publik dalam laporannya menyampaikan tujuan di selenggarakan forum ini pertama menyampaikan arah kebijakan replikasi inovasi pelayanan publik dalam rangka percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik dan pencapaian tujuan untuk pembangunan berkelanjutan, kedua melakukan tansfer pengetahuan dan pengalaman dari inovator ke replikator mengenai inovasi pelayanan publik yang telah di pilih untuk di replikasi, Menyusun rencana aksi replikasi inovasi pelayanan publik.

Asisten Deputi bidang Perumusan Kebijakan Pelayanan Publik Kementerian PANRB Muhammad Imanuddin menyampaikan reformasi birokrasi yang di rancanakan berdasarkan Perpres nomor 81 tahun 2010 ini sudah memasuki tahap ke 3 (tiga) tahun 2020-2025 atau tahap terakhir dari grand design of reformasi birokrasi.

Lanjutnya tahap ini adalah tahap terakhir penentukan untuk kita bisa melihat apakah reformasi birokrasi kita berhasil atau tidak mencapai menuju pelayanan publik kelas dunia.

" kita harus melakukan percepatan, dimana percepatan ini tentu kita harus melakukan semacam rekayasa pemerintahan, harus ada intervensi kebijakan salah satunya adalah melakukan pembinaan inovasi pelayanan publik." Jelasnya.

Imanuddin juga berharap inovasi ini dapat berkelanjutan, dan menjadi budaya kerja dalam organisasi di pemerintah daerah di provinsi kabupaten kota di Sulawesi Selatan.

Pada kesempatan itu pula Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Dr.Abdul Hayat M.Si mengatakan pemerintah daerah provinsi sangat mengapresiasi atas bimbingan, yang selama ini karena kita sadari bahwa provensi Sulawesi Selatan ini sebagai cup jaringan inovasi pelayanan publik hasilnya sangat memuaskan setiap tahun. (red.Usni/Intan_Diskominfo Palopo)