Palopo- Bertempat di kantor Dinas ketahanan Pangan Palopo, Rabu(4/9/2019) dilaksanakan kegiatan bimbingan teknis terkait penyusunan peta ketahanan dan kerentanan pangan lingkup Kota Palopo. Menurut kepala dinas ketahanan pangan, Hj. Hadisyah, S.Pi dalam ksempatan itu menyampaikan bahwa pemetaan ketahanan pangan perlu dilaksanakan secara berkesinambungan dengan stakeholder terkait khususnya perangkat daerah Kota Palopo untuk mewujudkan kesepahaman dan sinergitas dalam mengantisipasi adanya ancaman dan tantangan ketahanan maupun kerentanan pangan dalam wilayah Kota Palopo. “ Kita berharap setelah pelaksanaan kegiatan bimbingan ini dapat segera terbentuk peta ketahanan dan kerentanan pangan yang dapat dijadikan rujukan oleh berbagai pihak dalam menentukan pengambilan kebijakan maupun pelaksanaan perencanaan program pembangunan yang berbasi pada ketahanan pangan “ tandas ibu Hadisyah yang dikenal ramah tersebut.

Acara yang diikuti oleh lintas sektoral tersebut dibuka secara resmi oleh asisten II Setda Palopo Taufiq,S.Kep,Ners.,M.Kes. yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa ketahanan dan kerentanan pangan sangat erat kaitannya dengan kemiskinan. Dirinya meyakinkan bahwa pada tahun 2018 Pemerintah Kota Palopo mampu menekan dan mengurangi angka kemiskinan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Pengurangan angka kemiskinan kata mantan kabag Pembangunan tersebut dapat makin ditekan bila pemetaan ketahanan dan kerentanan pangan dapat diwujudkan sebaik mungkin. “ tentunya dengan adanya peta yang akurat “ ujarnya. Kegiatan sehari tersebut menghadirkan narasumbuer Ir.Hj.Darianti MP yang mengulas tentang perlunya Foot Security & Volnerability atlas ( FSVA ) ( Baiq Iin Lestari_ Diskominfo Palopo )