Palopo – Dinas pariwisata dan ekonomi kreatif  Kota Palopo menggelar pelatihan pemandu wisata budaya di Hotel Harapan-Palopo, Senin(26/8/2019).  Acara diikuti dari sejumlah perwakilan DTP ( Daya Tarik Wisata ) dan sejumlah stakeholder kepariwisataan se-Kota Palopo. Sekda Palopo H.Jamaluddin Nuhung, SH.MH yang membuka acara tersebut mengingatkan kepada para peserta dan jajaran dinas pariwisata Kota Palopo agar dalam membimbing para pemandu wisata disamping mereka harus memiliki wawasan yang cukup, juga harus menampilkan performa yang meyakinkan dalam melayani para wisatawan dan masyarakat sebagai pelanggan. Menurut mantan kepala inspektorat Palopo tersebut bahwa peran dan fungsi seoarng pemandu sangat penting dalam meningkatkan animo penlancong dan sangat menentukan citra daerah dimata publik. Jamaluddin nuhung bahkan mengkritisi sejumlah oknum pramusaji yang terkesan ala kadarnya dalam melayani pelanggannya. “ Jangan layani pelanggan pakai daster , itu tidak etis apalagi dengan penampilan rambut terlihat acak-acakan “ ujarnya seraya mengatakan bahwa para pemandu wisata budaya disamping dibekali dengan pengetahuan formal juga harus mampu menerapkan dan menumbuhkembangkan kembali sejumlah semangat kearifan lokal yang dinilai masih relavan dengan terapan ilmu kepariwisataan.  Menurutnya tidak sedikit etika yang berlandaskan pada kearifan lokal yang telah diteladankan orang tua dan leluhur terdahulu masih sangat dibutuhkan saat ini didunia kepariwisataan.

Ia juga menyemangati para pelaku pariwisata di Kota Palopo untuk lebih kreativ mengembangkan bisnis kepariwisataan.  Dirinya mengatakan bahwa potensi pariwisata Palopo sangat besar, namun perlu pengelolaan yang lebih konsen dan kreativ sehingga memiliki daya tarik.  Sekda mencontohkan tidak sedikit daerah yang sungguh potensinya sangat minim, namun karena dibalut dengan sentuhan kreativitas sehingga daerah tersebut dapat menggaet banyak pelancong.

Sementara itu sekretaris dinas pariwisata Palopo Andi Enceng mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakn dalam rangka untuk mendukung pelaksanaan kepariwisataan di Kota Palopo sehingga SDM kepariwisataan dapat makin berkualitas.  Acara yang berlangsung selama 3 hari tersebut menghadirkan sejumlah pemateri yang berkompeten dibidangnya, diantaranya dari politeknik pariwisata Makassar. ( red_Diskominfo Palopo )