Palopo – Sekretaris daerah Kota Palopo mengingatkan bahwa salah satu upaya menyiasati ancaman bencana banjir di ruang pola Balai Kota pada Selasa (21/01/2020) adalah dengan mengaktivkan kembali gerakan 3 R (Reuse, Reduce, Recycle ).  Menurutnya jika pola ini dilakukan secara berkesinambungan pada setiap kelurahan, hal itu bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat sehingga dapat memiliki nilai jual tersendiri.  Dirinya juga mengingatkan bahwa kejadian banjir yang melanda sejumlah wilayah kelurahan di Kota Palopo menjadi pembelajaran bagi seluruh aparat agar senantiasa melakukan evaluasi serta mewujudkan pola mekanisme  pengaduan dalam hal pengangkutan sampah agar memudahkan masyarakat.   Pada kesempatan itu, Sekda Palopo juga berharap kepada pengawas proyek untuk melakukan pengawasan jika ada proyek pembangunan sudah selesai sisa-sisa materialnya harus segera dibersihkan sebelum menimbulkan dampak yang kurang baik. 

Sekda juga berharap agar masyarakat menggalakkan kembali gerakan jumat bersih sehingga dapat menumbuhkembangkan semangat kegotongroyongan serta kesadaran masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing.

Hal senanda diutarakan oleh wakil Wali Kota, DR.Rahmat Masri Bandaso yang menghimbau para camat dan lurah agar aktiv melakukan pemantauan terhadap wilayah masing-masing ketika , khususnya ketika terjadi curah hujan yang tinggi sehinga dengan demikian masalah banjir dapat diantisipasi lebih awal.  (Andi Wahyuni Suherman/Risdayana_Diskominfo Palopo)