Palopo, 23 Desember 2007. Puluhan rumah di Kelurahan Sabbamparu Kecamatan Wara Utara terendam banjir, akibat curah hujan yang tinggi mengguyur Kota Palopo bersamaan dengan pasangnya air laut, Jumat, 21/12/07. Informasi yang dihimpun dilokasi banjir, bahwa ketinggian air diperkirakan 20- 30 sentimeter menggenangi rumah penduduk, namun tidak ada korban jiwa dan tidak ditemukan adanya warga yang mengungsi.

Walikota Palopo, HPA,Tenriadjeng, bersama aparat jajaran Pemkot Palopo, saat mendengar informasi tentang kejadian banjir di Kelurahan Sabbamparu, langsung terjun kelokasi banjir guna mencari langkah-langkah penanganan tindak lanjut.

Sekitar pukul 23.00 Wita, Satgas Pemadam kebakaran Kota Palopo bersama masyarakat setempat berhasil mengatasi banjir dengan menarik batang pohon besar yang melintang dibawah jembatan Penggoli, beserta sampah lainnya yang menyebabkan aliran air sungai Penggoli tidak lancar, apalagi bersamaan dengan pasangnya air laut.

Pada kesempatan itu, Walikota palopo menghimbau kepada masyarakat agar tidak sembarangan membuang sampah kesungai dan drainase, sebab menurutnya, hal itu bisa menyebabkan pendangkalan sungai yang berdampak pada ketidaklancaran aliran air sungai Penggoli bila hujan deras turun. “ saya himbau kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan oleh Pemkot Palopo,” imbuh Walikota. (AR)