Palopo  - Sebanyak 105 calon penghuni rumah khusus yang akan menempati perumahan nelayan bantuan perumahan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di kelurahan Sampoddo dan Kelurahan Temmalebba mendapat arahan dari pemerintah Kota Palopo, Rabu(13/3/2019) di auditorium Saokotae.   Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Palopo  H.M.Judas Amir, MH yang dalam penyampaiannya dihadapan para calon penghuni rumah khusus mengingatkan bahwa pembangunan rumah khusus nelayan tersebut adalah merupakan bukti perhatian dan keseriusan Pemerintah Kota Palopo untuk mensejahterakan masyarakatnya. " Namun perlu kita pahami kalau tidak semua warga bisa mendapatkan bantuan rumah tersebut, karena syarat utama adalah dikhususkan bagi warga masyarakat yang betuk betul tidak memiliki rumah," ungkapnya.

Sementara itu, Plt.Kadis Perumahan DR.H.Suyuti Yusuf dalam laporannya menyampaikan bahwa calon penghuni rumah khusus akan untuk menempati rumah  yang tersebar di Kelurahan  Temmalebba  sebanyak 50 unit rumah dan di Kelurahan Sampoddo 120 unit rumah. Dirinya menyampaikan bahwa sellama tahun anggaran 2018 pihaknya telah memprogramkan bedah rumah di 7 ( tujuh ) kelurahan sebanyak 222 unit, 8 ( delapan ) kelurahan mendapat BSPS strategis 240 unit, 3 ( tiga ) perumahan PSU (rabat beton), NSD 120 unit, rumah khusus nelayan 50 unit dan 1 unit rumah susun  yang terdiri 42 kamar.

Kepada tim liputan Dinas kominfo , dirinya juga menguraikan bahwa pada tahun 2019 akan diprogramkan DAK 157 unit di 5 ( lima )kelurahan dan BSPS reguler di 19 kelurahan sebanyak 365 unit. H.Suyuti Yusuf juga menjelaskan ada mekanisme yang harus dilalui untuk penyerahan bantuan agar program ini tepat sasaran. Dirinya juga berharap agar setiap kelurahan memberi usulan dan memperhatikan dengan baik penduduk yang layak diberi bantuan. “Presiden juga akan memprogramkan 5 juta unit rumah di tahun 2019 ini” tambahnya seraya menghimbau kepada calon penghuni khusus agar memanfaatkan dengan baik program pemerintah ini. (Ichzan_Diskominfo Palopo).