Palopo-  Bertempat di Ballroom Hotel Kartika Chandra- Jakarta, Senin (25/11/2019) Pemerintah Kota Palopo berhasil meraih penghargaan nasional sebagai pembina ormas terbaik kategori pemerintah kota se-Indonesia tahun 2019.  Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian kepada Kepala Badan Kesbangpol Palopo, DR.H.Baso Sulaiman, M.Si yang mewakili Wali Kota Palopo.  Menurut Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga Kesbangpol Palopo, Benyamin Dg.Sitanra bahwa keberhasilan Pemerintah Kota Palopo meraih prestasi membanggakan tersebut telah melalui proses verifikasi yang ketat sehingga mampu menyisihkan sejumlah pemerintah Kota  se-Indonesia.  Sebelumnya pada 10 November 2019 tim dari Kemendagri yang dipimpin oleh kepala LPM IPDN Prof.Muchlis Hamdi,Ph.D telah melakukan verifikasi langsung di Kota Palopo terkait pola pembinaan ormas yang dilaksanakan oleh Pemkot Palopo . 

Hal senada diutarakan oleh Kaban Kesbangpol, DR.H.Baso Sulaiman yang mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut adalah merupakan hasil kerjasama dan kebersamaan kita semua.  “ Keberhasilan ini menurutnya patut disyukuri sebab Kota Palopo mampu menyisihkan puluhan pemerintah Kota se-Indonesia dalam hal pembinaan organisasi kemasyarakatan " ucapnya seraya menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Palopo yang selama ini turut mensuport program unit kerja yang dipimpimnya, khususnya dalam pembinaan ormas. Baso Sulaiman menambahkan bahwa ormas menjadi bagian penting dalam membangun Kota Palopo.  Artinya, ormas juga memiliki peran dalam membangun Kota Palopo untuk lebih baik dan lebih maslahat ke depannya."Semoga ke depan, kami bisa terus bersinergi dengan ormas dan bisa lebih baik dalam membina untuk membuat Kota Palopo  lebih maju " katanya. 

Selain Kota Palopo, daerah yang juga menerima penghargaan serupa yaitu, Kabupaten Rejang Lebong , Provinsi Bengkulu sebagai pembina ormas terbaik kategori pemerintah Kabupaten se-Indonesia.  Sementara untuk kategori pemerintah provinsi , pembina ormas terbaik diraih oleh pemprov Jawa Timur yang diterima langsung oleh Gubernur Jawa timur, Chofifah Indar Parawansa.  Pada kesempatan itu, Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo menguraikan bahwa jumlah ormas yang ada di tanah air saat ini telah mencapai 431.465 ormas. Jumlah ormas yang terdaftar tersebut dibagi menjadi tiga kategori. Pertama, ormas yang telah mendapatkan surat keterangan terdaftar (SKT) sejumlah 25.812 ormas.  Rinciannya, terdaftar di Kemendagri 1.688 ormas, di pemerintah provinsi berjumlah 8.170, dan di pemerintah kabupaten/kota 16.954 ormas. Kategori kedua, ormas berbadan hukum yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Ada 393.497 ormas berbadan hukum yang terdaftar di Kemenkumham dengan rincian 163.413 berupa perkumpulan dan 30.084 berbentuk yayasan.( red_Herawan_Diskominfo Palopo )