Pasar Hoby, Salurkan Hoby   

oleh : Baso Akhmad, SH ( Kadis Kominfo Palopo ) 

 

Pernahkah anda mendengar atau mengunjungi “pasar hobby “ yang ada di jalan Toddopuli Makassar ?.  Mulai hari Ahad (13/10/2019) pasar serupa sudah hadir di Kota Palopo. Hal ini, setelah Wali Kota Palopo,H .M.Judas Amir, meresmikan pasar yang berlokasi di jalan Yogi S Memet, Kelurahan Songka , Kecamatan Wara Selatan.  Lokasi pasar menempati bangunan yang nyaris mangkrak tersebut dibangun pada masa pemerintahan HPA Tenriadjeng , sekitar 7 tahun lalu itu.  Segmentasi pasar hobby memang menyasar pehobbi hewan peliharaan.  Bagi anda pecinta atau hobi berbagai hewan peliharaan, mulai jenis burung, ikan hias,  kelinci, hamster, kucing, tikus putih, ayam, dan lainnya. Keberadaan pasar ini bisa memenuhi hobi hewan peliharaan masyarakat Kota Palopo hingga wisataan yang mengunjungi kota yang sudah ini.

Buat anda yang ingin membeli hewan peliharaan, maka dipasar hobi Songka Palopo tempatnya. Diharapkan segala jenis hewan peliharaan akan ada disini, mulai dari burung gelatik, tekukur lokal, tekukur jawa, burung pleci, segala jenis ayam diantaranya ayam bangkok, ayam ketawa, ayak kate serta jenis ayam langka lainnya, tentu akan tersedia di sini.

Wali Kota H.M Judas Amir berharap pasar hobi ini tidak sekadar pasar hewan. Tapi menjadi tempat orang-orang melestarikan budaya dan hobi. Mengangkat derajat diri dengan hewan sebagai peliharaan. Untuk diketahui pasar hobi dibeberapa tempat menjadi sasaran kunjungan wisatawan, sehingga berbagai kalangan optimis pasar ini bisa eksis karena animo masyarakat dan pecinta hewan mempunyai tantangan tersendiri karena setiap hari hewan peliharaan harus dijaga dan dirawat dengan baik, diantara perawatannya adalah, memberi makan dua kali setiap hari, menjemur dan sekali-kali memandikan, serta rutin memberisihkan kandangnya. Hal ini dilakukan agar hewan tersebut segar dan fit serta terhindar dari berbagai penyakit.

Jenis hewan peliharaan lainnya yang dijual di tempat ini adalah jenis ikan hias, diantaranya ragam ikan mulai dari ukuran terkecil hingga berukuran besar.     Pasca peresmian pasar hobby ini, memang tak serta merta menyamai keberadaan pasar hobby yang sudah lebih dahulu hadir di kota-kota lainnya , karena keberadaannya pun masih memerlukan penataan dan penambahan fasilitas yang dapat menunjang kenyamanan pengunjung pasar hobby.  Setidaknya upaya pemerintah, memanfaatkan lokasi pasar yang hampir menjadi bangunan mubasir ini, sepatutnya diapresiasi.  Masyarakat Palopo  kini tinggal memanfaatkan peluang dan melakukan kreativitas dan inovasi dalam menyemarakkan keberadaan pasar hobby ini. (red)