PALOPO - Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) Tingkat Provinsi Sulsel, resmi ditutup, Senin, 7 Juni 2021 oleh Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Penutupan yang dihadiri langsung Plt Gubernur tersebut, diadakan di Sidrap di halaman Masjid Agung Pangkajene.

Wali Kota Palopo, Drs HM Judas Amir, MH mengikutinya secara virtual di rumah jabatan Saokotae, yang juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfo, dan Staf Ahli.

Palopo yang mengirim peserta ikut berlomba, hanya mampu berada di posisi 10 besar. Palopo berada di peringkat sembilan bersama Pangkep dan Takalar. Sementara Makassar dan Sidrap berhasil meraih Juara Umum.

Kakan Kemenag Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan Drs. H. Khaeroni, M.Si dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua para peserta dan pemenang

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pemenang, juara dan terbaik yang telah mengukir prestasinya di Kabupaten Sidrap ini. Semoga kejuaraan yang telah disandang dapat bermanfaat untuk provinsi dan kabupaten kota,” katanya.

Dia juga mengucapkan selamat secara khusus untuk juara umum Kota Makassar.

“Saya atas nama Kemenag menginstruksi untuk Kabupaten kota agar terus mengasah kemampuan, keahlian, dan keterampilan untuk para juara agar di tingkatkan ke kejuaraan nasional,” harapnya.

Kakan Kemenag Wilayah Provinsi mengatakan, kepada peserta yang belum berhasil atau belum beruntung, percayalah sekiranya kita dapat bersabar dan teman paling setia adalah amal ibadah.

“Terlepas dari juara ataupun tidak, saya yakin peserta memiliki kelebihan dari orang-orang lainnya,” katanya.

Bupati Sidrap H. Dollah Mando selaku tuan rumah STQH ke-32 ini mengucapkan terima kasihnya yang telah ikut serta pada kegiatan ini.

“Saya atas nama bupati mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi untuk menyukseskan kegiatan ini sampai selesai,” katanya.

Untuk membaca, menghayati, dan mengamalkan ajaran Alquran itu dalam kehidupan sehari-hari harusnya dipandang sebagai kebutuhan bagi setiap muslim. Oleh karena itu, pada hasil seleksi Tilawatil Quran dan hadis ini dapat menambah wawasan Penghayatan dan cinta terhadap Alquran dan hadis.

“Tidak berhenti sampai di sini masalah itu keterlibatan dan tanggung jawab seluruh komponen dan jajaran pemerintah agar menggelar kegiatan seperti ini supaya dapat memberi pengaruh positif dan dilaksanakan secara nyata dalam pengembangan kehidupan khususnya masyarakat Sulawesi Selatan.

“Saya pribadi hanya mengingatkan kepada yang menang maupun yang belum bahwa semangat berusaha untuk meraih penghargaan tidak selayaknya sampai menggeser niat ikhlas untuk meningkatkan syiar Alquran dan membudayakan dalam kehidupan semoga prestasi semua pihak dalam mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan seleksi Tilawatil Quran dan hadits ke-32 tingkat provinsi Sulawesi Selatan tahun 2021.

”Amal saleh yang diridhoi oleh Allah subhanahu wa ta’ala meskipun kegiatan ini berlangsung di tengah-tengah pandemi Covid-19, dilaksanakan dengan tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan. Pertama pembatasan potensi kerumunan, menjaga cara penggunaan masker, dan lain-lainnya. Karena itu pula termasuk dalam kegiatan ini maaf atas ketidaknyamanan ini, ujarnya.

Plt Gubernur Sulawesi Selatan dalam sambutannya mengatakan, Tilawatil Quran dan Hadist ini menjadi momentum terbaik untuk semuanya. Sebagai salah satu instrumen untuk menghadirkan syiar Islam dan juga pembentukan karakter akhlak juga bagaimana menuju masyarakat madani di Sulawesi Selatan.

“Saya sampaikan pada hari ini adalah suatu ikhtiar kita meskipun dalam kondisi penyebaran covid, kita tetap melaksanakan dengan prokes yang ketat. Ini adalah salah satu usaha untuk terus berjalan bagaimana menggerakkan roda syiar Islam untuk menciptakan generasi-generasi yang lebih baik ke depan” ujarnya.

”Sampai pada hari ini, alhamdulillah kita termasuk angka kesembuhan terbaik nasional untuk covid karena angka kematian 1,5% di bawah secara internasional,” jelasnya.

Khusus untuk pemenang, mempersiapkan diri dan mental. Semangat juang terus digelorakan untuk bertarung kembali di kancah nasional.

“Mereka yang menunjukkan karakter Islam yang benar akan diberikan tempat-tempat yang spesial, termasuk habis tadi, kalau sudah hafal 5 juz ke atas itu sudah bisa memilih zonasi untuk penerimaan SMA SMK Se Sulawesi Selatan. Kalau mereka wilayah zonasi, misalnya SMA 5 Makassar yang bisa hanya radius 1,6 kilo sekitarnya tidak bisa masuk tapi yang berprestasi dapat memilih sekolah tanpa ada jalur zonasi,” katanya (Nunu/Tia_Kominfo Palopo)