Palopo- Perlunya City Branding bagi suatu kota sangat dibutuhkan dalam mengenalkan berbagai potensi daerah tersebut.  City Branding adalah sebuah upaya untuk membangun identitas suatu wilayah. Hal itu terungkap dalam pelaksanaan lokakarya City branding  dalam rangka menyambut perayaan HUT ke-444 Kota Ambon, yang dilaksanakan di Ambon, Kamis ( 5/9/2019). Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Triawan Munaf yang tampil sebagai keynote speech mengatakan bahwa penentuan branding suatu daerah harus menonjolkan potensi dan keunikan yang dimiliki suatu daerah.  Dirinya menyarankan agar semua kota dapat segera membentuk brand  sebagai upaya untuk mempromosikan potensi daeranya, khususnya potensi pariwisata dan ekonomi kreatifnya. “ Bekraf mendorong masing-masing daerah untuk menyusun rencana aksi daerah yang salah satunya adalah dimulai dengan pemetaan potensi daerah . Rencana aksi ini sejalan dengan Perpres nomor 142 tahun 2018 tentang rencana induk pengembangan ekonomi kreatif nasional tahun 2018-2025’ ujarnya.

Acara yang dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dari anggota APEKSI tersebut juga menghadirkan sejumlah pemateri yang tampil berbagi pola city branding  yang telah mereka usung, diantaranya Wali Kota Makassar, Wali Kota Solo dan tuan rumah Wali Kota Ambon.

Wakil Wali Kota Palopo DR.H. Rahmat Masri Bandaso yang uturt hadir dalam kesempatan itu mengatakan bahwa penentuan konsep city branding harus melalui kajian mendalam dengan mempertimbangkan potensi, sumber daya, dengan melalui dukungan jajaran pemerintah Kota Palopo dan stakeholder terkait.  “ Semuanya harus melalui analisa terpadu , sehingga city branding yang nanti kita miliki dapat menggambarkan secara utuh tentang profil daerah kita “ ujarnya seraya berharap dalam waktu yang tidak lama Kota Palopo dapat memiliki konsep City branding yang dapat dikenal luas oleh masyarakat dan publik.  Turut mendampingi Wakil Wali Kota Palopo dalam pertemuan tersebut yakni Kabag pemerintahan Setda Palopo. ( red_Diskominfo Palopo )