Komisi II DPRD Kota Palopo dan Kominfo Kota Palopo melaksanakan kunjungan Konsultasi terkait Pemberdayaan KIM di kota Mamuju pada Hari Rabu, 17 juni 2020 di ruang rapat kantor bupati Mamuju. Pada kunjungan tersebut sejumlah enam orang anggota DPRD kota Palopo (Angga Bantu, SH, Ely Niang, SE, Herawati Masdin, SH, Cendrana Saputra, SE, H. Harisal Alatief, S.pi, M.si , H. Subir Surasman)melakukan study banding di Pemerintah kabupaten Mamuju.dalam kunjungan tersebut di terima Kadis Kominfo dan persandian kabupaten Mamuju, Artis Efendi. 

Dalam kegiatan ini artis Effendi (Kepala Dinas Kominfo Mamuju) menjelaskan sejumlah keunggulan yang dimiliki kabupaten Mamuju termasuk sumberdaya manusia yang memadai.Dengan adanya sumberdaya yang memadai dan melakukan pemanfaatan teknologi melalui Komisi Informasi Masyarakat (KIM) "Sebenarnya semua telah direncanakan, tapi akibat adanya serangan pandemi corona, semua program tersebut untuk sementara masih ditangguhkan, Kita aktif juga melakukan kunjungan-kunjungan kerja,namun dari sisi penganggaran sedikit sekali hanya 200 juta-an pertahun uang pembinaan itu," ungkap Artis Efendi


Atas kunjungan tersebut, Kepala Dinas Kominfo kota Palopo Baso Achmad,SH menyebutkan, inisiatif dipilihnya Mamuju sebagai lokus studi diawali dari pencarian di internet, pilihan pertama adalah ke kota Malang Jawa Timur, dan pilihan kedua adalah Mamuju yang akhirnya disepakati menjadi tujuan kunjungan “sebelumnya kami browsing di internet, pilihan pertama sebenarnya ke Malang karena memang terlihat perkembangan KIM disana luar biasa tapi setelah di cari pilihan kedua adalah Mamuju, karena kami menilai progres KIM di sini juga sangat baik, olehnya itu kami bersama para anggota DPRD Palopo berkunjung ke Mamuju” terangnya. Beliau juga menambahkan bahwa Pentingnya KIM dibina karena merupakan salahh satu aspek penting dari tiga standar pelayanan minimal dari kominfo yakni diseminasi informasi , KIM serta pemanfaatan media tradisional.