Konsultasi Publik I, kegiatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Bagian Wilayah Perkotaan (BWP) prioritas pengembangan Ekonomi Kota Palopo dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang dilaksanakan di Aula Hotel Mulia Indah Kota Palopo, Selasa, 28 Juli 2020.

Menindaklanjuti tahapan kegiatan konsultasi Publik RDTR dan KLHS RDTR Kecamatan Wara Utara dan Kecamatan Bara Tahun 2020, yang merupakan program bantuan teknis Kementrian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional bekerjasama dengan Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palopo.

Mewakili Walikota Palopo membuka kegiatan tersebut, dalam hal ini Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda kota Palopo, Dr. dr. H.M Ishaq Iskandar, M.Kes menyampaikan sesuai yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 26 Tahun 2020 tentang penataan ruang bahwa penyelenggaraan penataan ruang meliputi tiga aspek.

Tiga aspek terkait yakni Aspek Perencanaan Tata Ruang, Aspek Pemanfaatan Ruang, dan Aspek Pengendalian Pemanfaatan Ruang. "Kegiatan konsultasi publik yang diselenggarakan ini termasuk dalam subsistem dari Aspek Perencanaan Tata Ruang", ujarnya.

Lebih lanjut Ishaq Iskandar menyampaikan dimana hasilnya adalah Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), yang akan memuat rumusan RDTR  wilayah Kecamatan Wara Utara dan Kecamatan Bara. "Dan juga merupakan instrumen operasionalisasi dan tindak lanjut dari revisi RDTR wilayah Kota Palopo", terang Ishaq

Kegiatan konsultasi publik di ikuti pula Direktur Penataan Kawasan Perkotaan Ditjen Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang /Badan Pertanahan Nasional, Ir. Supriadi melalui via zoom di Jakarta.

Kegiatan konsultasi Publik RDTR dan KLHS RDTR dihadiri sebanyak kurang lebih 52 orang peserta yang terdiri dari para Kepala Perangkat Daerah Kota Palopo, Instansi Vertikal Kota Palopo, Lembaga Pendidikan Tinggi, Asosiasi Usaha, Lembaga Kemasyarakatan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama. (red. Usni_Diskominfo Palopo).