Palopo-  Meski sempat diterpa terik matahari, namun sebanyak 30 kontingen kerajaan, kesultanan dan kedatuan mengikuti rangkaian kirab keraton dalam rangka pelaksanaan Festival Keraton Nusantara (FKN) ke-XIII, Senin(9/9/2019). Kirab yang dilepas secara resmi oleh asisten I  Setda Palopo Drs.H.Burhan Nurdin tersebut diikuti sekitar 2.000 ribuan peserta kirab dengan penampilan khas kerajaan masing-masing.  Star di lapangan Gaspa Palopo, para peserta yang tampil dengan sejumlah atraksi tersebut kemudian menyusuri sepanjang jalan Jenderal Ahmad Yani, jalan Andi Djemma dan berakhir di lapangan Pancasila-Palopo. Dibeberapa sudut jalan yang dilalui para peserta kirab, tak sedikit masyarakat menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan itu dengan berpose bersama para peserta kirab keraton.

Sebelum akhirnya sampai di garis finish, para peserta kirab ini juga menampilkan beragam atraksi dihadapan para tamu undangan di panggung penghormatan depan Kantor Wali Kota Palopo.  Datu Luwu, Andi Maradang Mackulau Opu To Bau didampingi  sejumlah raja dan sultan peserta FKN ke-XIII berkenan menerima secara langsung para peserta kirab sekaligus menyaksikan penampilan menarik para peserta kirab keraton.  Salah satu penampilan yang menarik perhatian masyarakat pada kesempatan itu diantaranya atraksi yang disuguhkan Bregada Trunojoyo / Lawung  dari Keraton Ngayogyakarta dan bregada lombok abang dari Puro Pakualaman.Selain itu, komunitas Tionghoa juga menampilkan atraksi barongsai dihadapan masyarakat dan para paraj se-Nusantara. 

Adapun peserta kirab keraton pada kesempatan itu diantaranya, kerajaan adat Marusu, lembaga adat Ammaguru RI  Bu KI (Selayar), Kesultanan Bima, Kesultanan Buton, Kerajaan Kagana Palu, Kerajaan Tallo, Kesultanan Pelalawan Riau, Keraton Jogja, Kesultanan Bacan, Kesultanan Keprabonan Cirebon, Kerajaan Sawitto, Kerajaan Suppa, Kerajaan Menpawah Amantubillah, Kerajaan  Saoraja Bone, Kadipaten Paku Alam, Kesultanan Bulungan, Kerajaan Kutai Kartanegara,  Kedatuan Luwu Luwu, Kerajaan Lombole, Kerajaan Onto Buttatoa Bantaeng, dan Kesultanan Waso. ( Nunu Purwati_Diskominfo Palopo )