Palopo-  Bertempat di aula E Universitas Cokroaminoto Palopo, BNN Palopo menggelar diseminasi informasi P4GN dalam bentuk talkshow yang mengikusertakan ratusan mahasiswa.  Acara yang dibuka secara resmi oleh asisten I Setda Palopo H.Burhan Nurdin tersebut menghadirkan ketua asosiasi Dosen se-Tana Luwu dan Toaraja, DR.H.Suaedi dan kepala BNN Palopo, AKBP Ustim Pangarian sebagai narasumber dengan menyampaikan materi pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di kalangan mahasiswa.   Dalam kesempatan itu, AKBP Ustim Pangarian meyakinkan bahwa meskipun saat ini jumlah personil BNN Palopo sangat terbatas namun tidak menyurutkan semangat dan komitmen mereka dalam memberantas narkoba.  Mantan Kapolsek Wara dan Kapolsek Tondon tersebut mengatakan bahwa diseminasi informasi P4GN di kalangan mahasiswa adalah merupakan salah satu langkah strategi dalam menekan ancaman peredaran dan penyalahgunaan narkoba dilingkungan pendidikan, karena menurutnya mahasiswa merupakan sasaran empuk dalam praktik haram tersebut.  Pria kelahiran Lamasi 9 Agustus 1971 tersebut bahkan mengatakan hamper 3 jutaan kalangan pelajar dan mahasiswa se Indonesia telah menggunakan narkoba. “ Karena itu kita harapkan agar mahasiswa mampu menjadi agen informasi dalam rangka mempublis bahaya narkoba sekaligus mengingatkan sesama mahasiswa agar jangan sampai menggunakan dan mengonsumsi barang haram itu “ ujarnya.   

Kepala BNN juga mengajak kepada mahasiswa agar berani melaporkan bila ada melihat indikasi keterlibatan oknum mahasiswa dalam praktik penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Ia bahkan menjamin kerahasiaan pelapor yang menyampaikan tentang keterlibatan oknum mahasiswa dalam praktik narkoba.  Namun demikian ia mengingatkan agar yang melapor juga harus diyakinkan bersih dari praktik tersebut. “ Bersihkan diri dulu , jaga diri dulu kemudian mengajak yang lain untuk tidak terjerumus pada lembah narkoba “ tandasnya lagi.

Sementara itu, ketua asosiasi dosen Indonesia Tana Luwu dan Toraja, DR.Suaedi menegaskan bahwa ada dua kejahatan yang ditakuti oleh seluruh Negara yaitu masalah korupsi dan narkoba. “ Koruspi dan narkoba bahkan dapat menghilangkan negara, narkoba juga dapat menyebabkan kerugian sosial, ekonomi dan kesehatan “  tandas mantan rektor Uncokro Palopo itu.    Dirinya selaku ketua Dewan Pendidikan Palopo pun menyarankan kepada para mahasiswa agar dalam menyikapi dan menyiasati ancaman narkoba , maka para mahasiswa harus lebih aktif terlibat dalam kegiatan positif baik secara personal maupun kolektif.  Selain itu, dirinya juga mengusulkan agar masing-masing sekolah dan kampus harus bebas dari rokok.  

Asisten I Setda Palopo yang mewakili wali Kota pada kesempatan itu kembali menenakan komitmen pemerintah Kota Palopo dalam memberantas narkoba, dirinya mencontohkan dengan pembentukan relawan anti narkoba sebanyak 14 ribu orang serta pembinaan kelurahan bebas narkoba.   Turut hadir dalam kegiatan tersebut, rector Universitas Cokroaminoto Palopo, Prof. Hanafie Mahtika. ( Nunu Purwati/ Herawan-Red_Diskominfo Palopo )