Palopo- Setelah melalui verifikasi pada semua tingkatan, pemerintah Kota Palopo akhirnya merelase update data masyarakat yang menjadi tanggungan Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang dianggarakan oleh pemerintah daerah.  Sesuai daftar yang ada, sebanyak 13.259 masyarakat yang terdata menjadi peserta BPJS tanggungan pemerintah. Data tersebut telah melalui verifikasi secara berjenjang dari RT/RW hingga Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Dinas Kesehatan serta pihak BPJS Kesehatan.  Hal tersebut disampaikan kepala dinas kesehatan Kota Palopo Taufiq. M. Kes usai melaksanakan rapat koordinasi terkait hasil verifikasi data BPJS dengan semua pihak terkait, di ruang kerjanya, Selasa (24/3/2020).

Menurut Taufiq, data yang ada saat ini akan menjadi dasar bagi pihak BPJS Kesehatan dan akan dilakukan update setiap saat berdasarkan laporan dari masing masing wilayah. Dirinya juga meyakinkan bahwa data yang telah ada tersebut akan disinkronkan dengan Dukcapil, sehingga data masyarakat yang menjadi tanggungan pemerintah tetap valid. " Sebelumnya dilakukan pendataan masyarakat kemudian dilakukan verifikasi sehingga ditemukan beberapa data masyarakat yang sudah non aktif"  ungkap Taufiq seraya mengatakan bahwa adapun daftar masyarakat yang statusnya nonaktif setelah dilakukan verifikasi renaca akan di aktifkan kembali, demikian halnya dengan data masyarakat yang NIK -nya sudah tidak sesuai serta data masyarakat yang statusnya sudah pindah domisili juga dilakukan penyesuaian.  Adapun data nama masyarakat yang telah diaktifkan BPJS Kesehatannya dapat diakses melalui link https://palopokota.go.id/blog/page/data-bpjs ( red_Herawan S.Toni_Diskominfo Palopo )