Palopo- Bertempat di ruan pertemuan BPKAD Palopo, Pemerintah Provinsi Kota Palopo bekerjasama  UPTD Samsat Palopo menggelar sosialisasi tata cara pelaksanaan pelelangan umum dan balik nama kendaraan dinas milik pemerintah Kota Palopo, Jumat (18/10/2019). Acara yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan perangkat daerah tersebut menghadirkan narasumber dari UPTD Samsat Palopo, yakni  Andi candrawali kepala seksi pendataan dan penagihan pajak kendaraan pada UPT Samsat, Bahtiar Hari Murti selaku Kasi pelayanan lelang KPKNL Palopo , dan Markus Lanteng,SE selaku pejabat lelang ahli pratama.

Menurut Markus Lanteng,SE bahwa pelaksanaan sosialisasi tersebut sangat diperlukan dengan pelibatan masyarakat karena menurutnya selama ini masih minim masyarakat memehamai pola lelang kendaraan dinas. “ Apalagi saat ini polanya menggunakan pendekatan online sehingga masyarakat dapat mudah mengakses  “ ujarnya.

Sementara itu, Andi Candrawali menyampaikan kepada www.palopokota.go.id bahwa bahwa berdarskan data yang ada saat ini terdapat 65 unit kendaraan roda dua yang akan dilelang sedangkan kendaraan roda sebanyak 22 unit . Namun begitu dirinya mengingatkan terdapat 28 unit kendaraan yang akan dilelang belum melunasi pajak kendaraannya. “ Karena itu harus segera dituntaskan tunggakannya sebelum melakukan lelang dan selanjutnya dilakukan balik nama dari kendaraan dinas menjadi kendaraan pribadi. Andi Candrawali menambahkan bahwa bagi pemenang lelang yang berdomisili di luar Kota Palopo masih akan mengikuti prosedur lainnya sesuai peraturan yang ada.  

Hal senada diutarakan oleh Bahtiar Hari Murti bahwa kendaraan yang telah memnuhi syarat lelang akan dipublikasikan melalui media massa terkait tanggal pelaksanaan lelang sehingga masyarakat dapat mengetahui persisi pelaksanaan lelang yang dimaksud. Bahtiar menyarankan agar sebelum lelang, masyarakat dapat mengecek langusng kondisi barang kendaraan yang akan dilelang tersebut. ( Nurul Hikmah_Diskominfo Palopo )