Palopo-Hari Palang Merah Indonesia ( PMI ) yang jatuh pada tanggal 17 September 2018 menjadi perhatian tersendiri oleh pemerintah Kota Palopo saat menggelar apel kesadaran nasional di lapangan Pancasila, senin (17/9/2018). Sekda Palopo H.Jamaluddin Nuhung, SH.MH saat bertindak selaku inspektur upacara pada hari kesadaran nasional tersebut menyampaikan sambutan tertulis Pj.Wali Kota Palopo menegaskan bahwa peran dan fungsi kemanusiaan yang ditunaikan oleh PMI tidaklah mudah, banyak tantangan dan bahkan tantangan yang dihadapi. Wali Kota mengingatkan bahwa PMI memiliki ruang lingkup tugas dan tanggung jawab yang sangat besar, khususnya dalam rangka memastikan ketersediaan stok darah yang cukup untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. “ Olehnya itu melalui kesempatan ini saya mengajak dan menghimbau pada semua pihak agar bersama-sama membantu PMI dalam mendukung ketersediaan stok darah dengan rutin melakukan kegiatan donor darah. Setetes darah yang kita donasikan tentu akan sangat membantu keselamatan nyawa bagi sesama “ ujarnya seraya berharap agar momentum hari PMI, kiranya dapat menumbuhkembangkan semangat kemanusiaan dan jiwa sosial masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama Sekda juga menyampaikan agar dalam menyambut perhelatan pesta demokrasi pemilihan presiden dan pemilihan legislatif pada tahjun 2019 semua pihak dapat berkomitmen mewujudkan pemilihan yang damai dan mencegah status zona merah di Kota Palopo. Sekda berharap agar semua pihak dapat mencegah sedini mungkin berbagai upaya dan potensi konflik yang ada. “Deklarasi damai jangan hanya bersifat formalitas, namun harus diwujudkan secara nyata dalam sikap dan perbuatan.   Kita tidak ingin hanya karena perbedaan, kita terpecah belah “ tandasnya sambil mengajak masyarakat berkaca pada kesuksesan pemilukada tahun 2018 di Kota Palopo yang telah berlangsung sukses, damai dan aman. ( red_Diskominfo Palopo )