Palopo- Gubernur Sulawesi Selatan H.Nurdin Abdullah mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung dan mengembalikan kejayaan dunia pertanian di Sulawesi Selatan.  Hal itu ditegaskan saat menghadiiri rembug tani sekaligus mengukuhkan pengurus Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan ( KTNA ) Palopo periode 2019-2024 di halaman Islamic Centre Palopo, selasa (9/4/2019). Nurdin Abdullah menceritakan bahwa Indonesia dikenal sebagai negara agraris yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Dirinya berharap agar dunia pertanian perlu dibuatkan daya tarik agar dapat diminati oleh siapapun. Ia bahkan menyayangkan kurangnya minat generasi muda yang telah menyelesaikan pendidikan untuk mengabdi di desanya.  “ Kedepan kita perlu membuat teknologi dan jaringan pemasarana bagi pertanian agar tidak ada petani lagi yang hidup dalam keterbatasan “ tandasnya seraya menyarankan agar setipa rumah tangga memanfaatkan lahan pekarangan untuk ditanami sayuran. Ia menantang petani di Tana Luwu  untuk bahu membahu mengembangkan kembali produk pertanian andalan seperti jeruk Malangke, Coklat dan lainnya.  “ Masa depan Sualwesi Selatan ada di Tana Luwu , karena Tana Luwu hutannya masih bagus, sumber airnya masih bagus “ ujarnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian Kota Palopo, Harisman SP meyakinkan bahwa salah satu yang difokuskan oleh pemerintah Kota Palopo dalam pengembangan budidaya ayam kampong melalui UPTD Mancani yang menghasilkan bibit ayam dan juga telur yang diberi nama telur libido.  Harisman menguraikan bahwa pelaksanaan rembug tani adalah merupakan wadah memngulas permasalahan pertanian, mulai dari jadwal tanam , pengupukan sampai pada perihal pasca panen.

Sementara itu, Sekda Palopo H.Jamaluddin Nuhung mengatakan agar semua pihak berkomitmen mewujudkan kedaulatan pangan melalui dukungan ketersediaan infrastruktur, prasarana dan sarana, mengembangkan teknologi pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani dengan meningkatkan kualitas produksi/hasil panen.( Nurul Hikmah_Diskominfo Palopo )