Palopo - Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan meninjau dan memberikan pembinaan kepawa Kelompok Wanita Tani (KWT),  terkait pola pemanfaatan pekarangan kelurahan Luminda Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia. Pada Sabtu 17 Oktober 2020.

Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sebagai Wujud Kegiatan Kawasan Rumah Pangan untuk pemanfaatan pekarangan yang multiguna. Karena Banyaknya lahan pekarangan yang tidak dimanfaatkan secara optimal dan untuk kegiatan sampingan pekerjaan bagi wanita tani. Dilakukan Cara bercocok tanam menggunakan pupuk organic , ramah lingkungan dan aman dikomsumsi, dan tidak mengunakan pestisida.

Plt.Kadispertanakbun Andi Bakhtiar S.Sos,M.Si mengatakan “Kelompok Wanita Tani (KWT) adalah untuk lebih meningkatkan dan mengembangkan kemampuan petani dan keluarganya sebagai subjek pembangunan pertanian melalui pendekatan kelompok tani agar lebih berperan dalam pembangunan, khususnya di kota Palopo, dalam rangka pengimlementasi arahan pimpinan, kita meninjau KWT Luminda, KWT Takkalala, dan KWT Pajalesang hari ini.” Jelasnya.

Dilaksanakannya kegiatan pemberdayaan kelompok wanita tani di kota Palopo, untuk penguatan ketersediaan cadangan pangan, perlindungan penganekaragaman konsumsi, penyokongan pendapatan keluarga, pemeliharaan kualitas gizi keluarga. Faktor pendorong pemberdayaan petani wanita. Ini bentuk karya nyata penyemangat dari mitra KWT, ibu Wahida Karim dan kawan-kawan sebagai perenpuan peduli Palopo.

Salah seotan ibu dari Kelompok Wanita Tani menyampaikan keinginan agar penyuluh pertanian perlu lebih berperan aktif memberikan bimbingan untuk  peningkatan produktivitas agar hasil yang diperoleh maksimal dari bertani di pekarangan bisa dijual ke pasar untuk menambah pendapatan keluarga.

Hadir pada peninjauan kegiatan kelompok wanita tani, ibu-ibu PKK, Pemerhati Pertanian, dan Perempuan Peduli Palopo. (red. Usni_Diskominfo Palopo)