Palopo, 25 Desember 2007. Sebagai konsekuensi dari visi Kota Sehat, seiring diraihnya Piala Swastisaba Wiwerda, oleh Kota Palopo beberapa waktu lalu, dan sinergitas rencana strategi pembangunan Kota Palopo pada dimensi kesehatan, maka Dinas Kesehatan Pemkot Palopo akan memfokuskan keinginannya mewujudkan kelurahan siaga di 48 kelurahan se-Kota Palopo, pada tahun 2008.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, dr HA Thamrin Jufri Mkes, saat dikonfirmasi menyangkut arah kebijakan kesehatan untuk tahun 2008, via ponselnya. Thamrin melanjutkan, bahwa upaya untuk menuju ke kelurahan siaga telah dimulai, dan saat ini memasuki tahapan pelatihan bagi tenaga kesehatan di masing-masing kelurahan.

Selain itu, Thamrin menyebutkan bahwa pihaknya optimis kelurahan siaga akan terealisasi sepenuhnya di tahun 2008, karena Kota Palopo telah memiliki rencana strategi yang telah terukur. “Renstra kita telah terukur. Buktinya pada tahun 2006 lalu kita berupaya menuntaskan 26 KW-SPM, dan tercapai. Tahun 2007, kita ingin kembangkan kota sehat, yang juga telah tercapai, dan untuk tahun 2008, kita optimis kelurahan siaga juga tercapai,” ujarnya.

Bukan tanpa alasan, kata Thamrin, optimisme itu dilandasi sarana, alat dan tenaga kesehatan yang saat ini cukup memadai di Kota Palopo. Sementara perwujudan kelurahan siaga hanya mensyaratkan sarana dan tenaga SDM dengan memiliki minimal 1 bidan dan 2 kader pada tiap kelurahan. “Saat ini ditiap kelurahan, kita telah memiliki bidan, dan alat serta sarana penunjang kita juga telah memadai, bahkan di 2008 telah dialokasikan anggaran untuk peralatan Poskeskel,” jelasnya. (AR)