Palopo –Dinas Koperasi dan UKM Kota Palopo  menggelar pelatihan kewirasahaan sosialisasi SKIM dan produk-produk kredit di berbagai Lembaga keuangan bank dan non bank di ruang pola kantor Wali Kota Palopo, (Selasa, 02/04/19). Sosialisasi ini dihadiri dan dibuka langsung Wali Kota Palopo H.M Judas Amir, MH.  Dalam penyampaiannya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Palopo, Karno S.Sos mengatakan bahwa berbagai cara telah ditempuh Pemerintah Kota Palopo untuk membantu para pelaku UKM yang ada di Kota Palopo demi memperoleh akses yang luas ke lembaga perbankan dan non perbankan khususnya dalam hal pemenuhan modal usaha setiap pelaku UKM.  “Ini adalah upaya agar para pelaku UKM yang ada di Kota Palopo dapat denga mudah memperoleh pinjaman dengan bunga yang rendah untuk membantu permodalan” ucapnya.

Sejalan dengan itu, perwakilan Bank BRI Kota Palopo, Andi Arman menjelaskan bahwa untuk Kredit Mikro Usaha bisa didapatkan mulai dari Rp10 juta - Rp 25 juta dan untuk kredit Ritel mulai dari Rp26 juta - Rp500 juta. “Dari tahun 2017 sampai sekarang  bunga setiap pinjaman sebesar 7% per tahun” tuturnya.

Arman juga menjelaskan bahwa persyaratan umum mendapatkan KUR syarat yang harus terpenuhi adalah harus ada usaha produktif yang bejalan selama 6 (enam) bulan. Jika syarat ini terpenuhi maka sudah layak mendapatkan KUR dengan angsuran maksimal 36 Tahun. Syarat-syarat yang lain yang harus dilengkapi adalah berupa foto copy KTP calon peminjam suami istri, KK, NPWP, Surat nikah dan  Surat Izin Usaha dari pemerintah setempat. Arman juga menambahkan bahwa untuk kredit ritel berjalan minimal 2 tahun untuk pembelian rumah dan mobil dan angsuran maksimal 4 (empat) tahun) dan untuk investasi minimal 5 tahun. (Ichzan_Diskominfo Palopo).