Palopo - Balitbangda Kota Palopo menggelar rapat optimalisasi pemanfaatan rumput laut glacilaria sebagai bahan baku biostimulan cair dan padat di aula rapat Balitbangda, Rabu ( 16/10/2019).  Asiten III  Setda Palopo yang juga merangkap sebagai plt. Ka.Balitbangda Kota Palopo dr. Ishak Iskandar dalam kesempatan itu menyampaikan komitmen dukungan pemerintah Kota Palopo terhadap segala upaya untuk membudidayakan potensi rumput laut yang ada di Kota Palopo.  “ Pemanfaatan rumput laut sangat perlu diupayakan karena akan sangat berguna bagi masyarakat" ucapnya. Dirinya juga tidak menampik bahwa proses rumput laut menjadi biostimulan perlu melalui rentetan pengkajian yang sangat mendalam karena rumput laut memiliki nilai prospek yang tinggi.

Sementara itu, sekretaris Balitbangda Kota Palopo Taufiq Urrahman menjelaskan bahwa 95% atau sebagian besar bahan yang digunakan untuk pembuatan biostimulan tersedia sepanjang waktu seperti rumput laut glacilaria, air kelapa, kotoran sapi dan gula aren sehingga menurutnya peluang ini perlu dimanfaatkan sebaik mungkin. Taufiq juga menyebutkan tujuan pengembangan biostimulan yakni sebagai pengganti bahan kimia secara masif hingga 10% di tahun 2023.  Dirinya menambahkan bahwa kebutuhan pupuk untuk tanaman di wilayah Kota Palopo saat ini dan kedepannya tetap besar sebagai potensi pasar biostimulan. "Sasaran biostimulan ini yakni kelompok usaha yang bersinergi dengan OPD terkait serta terbentuknya unit usaha produksi" ujarnya.

Turut hadir dalam rapat ini ahli peneliti utama Kementerian Kelautan Prof. Ir. Jamal Basmal, M.Si dan kepala dinas pertanian, perkebunan dan peternakan kota Palopo A. Bachtiar.(Ichzan_Diskominfo Palopo)