Palopo - Badan Penelitian dan Pengembangan ( Balitbang ) Kota Palopo  bersama beberapa perangkat daerah Kota Palopo menggelar rapat Rencana Induk Kelitbangan (RIK) di ruang pertemuan kantor Balitbangda (Rabu, 18/9/2019) yang dipimpin oleh sSekretaris Balitbang Kota Palopo M. Taufiq Urrahman. Tujuan RIK yaitu memberikan masukan dalam penyusunan dokumen rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Palopo sehingga diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan program kelitbangan dalam lingkup pemerintah Kota Palopo. Taufiq Urrahman menegaskan sasaran RIK adalah tersedianya arahan pelaksanaan kelitbangan lingkup pemerintah kota Palopo guna peningkatan kualitas kebijakan/regulasi dan penyelenggaraan pembangunan berbasiskan kelitbangan.

"Tantangan yang sekarang muncul adalah adanya program prioritas kepala daerah dengan tema lorong juara yang memerlukan fungsi Kelitbangan sebelum implementasinya" tambahnya. Dirinya juga menambahkan bahwa potensi dalam pengembangan inovasi di kota Palopo dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan tidur untuk pengembangan usaha tani perkotaan (urban farming)."Sagu technopark bisa kita ambil contoh dalam pemanfaatan lahan tidur yang ada di kota Palopo ini" ucapnya.

Taufiq juga menjelaskan yang menjadi permasalahan adalah belum optimalnya pelaksanaan peran dan fungsi Balitbang akibat keterbatasan SDM aparatur dan belum berjalannya iklim Kelitbangan dalam kelembagaan Balitbangda."Mengenai potensi inovasi, kota Palopo peringkat 17 predikat sangat inovatif di Indonesia dari 59 kota berdasarkan keputusan menteri dalam negeri" ujarnya. Selanjutnya tanggal 26 September 2019 mendatang akan diadakan FGD dengan menghadirkan pakar kepala bidang Balitbangda Provinsi Sulawesi Selatan. (Ichzan_Diskominfo Palopo)