Palopo- Sebanyak 507 orang dari 661 warga binaan lembaga pemasyarakatan klas II A Palopo  mendapatkan remisi dari pemerintah pusat.   Penyerahan remisi dilakukan , Sabtu ( 17/8/2019) di aula Lapas Klas II A Palopo.  Acara yang diawali dengan penampilan tarian 4  ( empat ) etnis oleh warga binaan Lapas Kelas II A Palopo tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Palopo H.M.Judas Amir, MH , Wawali Palopo , unsur Forkopimda dan sejumpah kepala perangkat daerah.

Kepala Lapas Klas II A Kota Palopo Indra Sofyan, Bc, IP mengatakan bahwa dari 507 orang warga binaan yang mendapatkan remisi 10 diantaranya dinyatakan bebas pada hari itu juga. Dalam remisi ini juga 2 orang kasus korupsi menerima remisi 1 bulan dan 3 bulan “ Pemberian remisi ini merupakan perwujudan dari kemajuan dan perlindungan HAM sebagai sarana untuk mewujudkan sistem kemasyarakatan “ ujarnya seraya menambahkan bahwa saat ini kondisi Lapas yang dipimpinnya sangat over kapasitas, daya tampung  Lapas Palopo yang seharusnya adalah sebanyak 395 orang namun tahanan dan narapidana yang ada saat ini berjumlah 810 orang yang mayoritas penghuni adalah yang terjerat kasus narkoba. “ Meski over kapasitas, tetapi kami akan melakukan pembinaan dengan sebaik mungkin” ucapnya meyakinkan.

Sementara itu, Wali Kota Palopo dalam sambutannya mengajak para warga binaaan untuk mensyukuri kebijakan yang diberikan kepada warga binaan. “ Remisi diberikan kepada seluruh warga binaan sebab merupakan hak warga binaan, selain itu pemberian remisi merupakan bentuk apresiasi kepada warga binaan tentang perubahan perilaku mereka yang lebih baik “ tutur Wali kota Palopo dua periode ini.  Acara pemberian remisi kepada warga binaan Lapas Klas II A Palopo, Wali Kota beserta rombongan dan sejumlah undangan menyaksikan rangkaian hiburan dan pameran kerajinan tangan warga binaan Lapas. ( Nabila Nur Annisa/ Iksan Kasri _Diskominfo Palopo )