Palopo- Penanganan kawasan kumuh di Kota Palopo mulai dikolaborasikan dengan dunia usaha. Upaya tersebut dilakukan dalam rangka memenuhi target 0 persen areal kumuh di Kota Palopo pada tahun 2019. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bappeda, Firmanza DP saat Kick Off Meeting Program iCARE-Palopo. Menurut Firmanza, upaya kolaborasi dengan dunia usaha dilakukan mengingat sumber pembiayaan pemerintah tidak memadai untuk menuntaskan target pengurangan kumuh perkotaan hingga 0 persen hingga akhir Desember 2019. "Saat ini kita masih menyisakan 20 hektar areal kumuh yang belum dituntaskan. Skema pembiayaan yang selama ini dilakukan pada rentang tahun 2015-2018 adalah melalui NUSP, dan kemudian tahun ini melalui KOTAKU. APBD Kota Palopo juga dialokasikan untuk mendukung kedua program tersebut. Namun demikian, program-program ini memang masih butuh dukungan sumber pembiayaan tambahan. Sekali lagi ini upaya akselerasi pencapaian target 0 persen kumuh tersebut", jelas Firmanza.

Sementara itu Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Pengembangan Wilayah Bappeda Kota Palopo, Erdin, mengungkapkan bahwa Bappeda tahun ini menginisiasi sebuah program baru yang menggalang upaya kolaborasi tripel helix antara pemerintah, warga dan dunia usaha. Program ini disebut Erdin adalah program iCARE-Palopo, yang merupakan akronim dari Inisiasi Coorporate Social Responsibility dalam Penanganan Kawasan Kumuh Kota Palopo. "Program iCARE-Palopo ini substansi nya adalah menggugah kepedulian dunia usaha untuk turut serta dalam upaya penanganan kumuh di Palopo. Alhamdulillah, beberapa perusahaan sudah memberikan komitmennya dalam program ini melalui dana CSR yang mereka miliki", terang Erdin.

Dalam acara KickOff yang dirangkaikan dengan Diskusi Tematik Kota Tanpa Kumuh ini, hadir pula Wali Kota Palopo, HM Judas Amir. Dalam arahan singkat nya, wali kota mengajak perusahaan-perusahaan yang ada di Palopo untuk peka dengan situasi dan kondisi warga Palopo. Salah satunya menurut HM Judas Amir adalah kondisi warga pesisir, yang masih banyak hidup di areal kumuh. Kepala Cabang Bank Sulselbar Kota Palopo, Ruslan, yang hadir dalam diskusi ini mengungkapkan bahwa dukungan dunia usaha terhadap Kota Palopo akan terus diberikan guna membantu proses pembangunan dan mendukung visi Kota Palopo. Hadir dalam Kick Off dan Diskusi Tematik yang digelar di auditorium Saokotae ini sejumlah pimpinan BUMN, BUMD dan perusahaan-perusahaan lainnya.( red_Diskominfo Palopo)