Palopo- Sebagai masjid tertua di Sulawesi Selatan, Masjid Jami` Tua Palopo mendapat apresiasi tersendiri dari kalangan akademisi Universitas Malaya, Kuala Lumpur Malaysia. Hal itu ditandai dengan diundangnya akademisi IAIN Palopo, DR.Abbas Langaji, M.Ag yang secara khusus mempresentasikan makalah tentang Masjid Jami Tua di Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia dalam forum The 2nd World Conference on Civilization and Islamic History, Selasa (11/12/2019). Dihadapan peserta konferensi tersebut, mantan Direktur Pasca Sarjana IAIN Palopo tersebut mengungkapkan secara komprehensif tentang peran strategis Masjid Jami` Tua Palopo dalam meletakkan dasar-dasar peradaban Islam di Tana Luwu.  “ Ketika terjadi perpindahan ibukota kedatuan Luwu dari Malangke ke Ware` (Palopo) maka fasilitas publik pertama dan dibangun secara permanen adalah masjid Jami` Tua, Palopo “ ujar DR.Abbas seraya menegaskan bahwa  sejak pendiriannya, Masjid Jami Tua telah menjadi pusat dakwah yang pengaruhnya masih tampak hingga saat ini.

Satu hal yang menarik dan membuat penasaran para peserta konferensi yang terdiri dari beberapa negara seperti Mesir, Turki, Libya, Pakistan, Timur Tengah, dan sejumlah negara dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia tersebut adalah tentang letak geografis Kota Palopo dalam peta Indonesia. “ Kebanyakan diantara mereka baru mendengar nama Kota Palopo “ ucapnya sambil menambahkan bahwa dari hasil paparananya terdapat salah seorang professor Sejarah Islam di University Malaya sudah mengagendakan kunjungan ke Kota Palopo pada tahun 2020 untuk melakukan penelitian lebih lanjut.   Selain itu sejumlah pakar sejarah dan peradaban yang hadir dalam kesempatan itu menyarankan agar publikasi profil masjid dapat dimuat melalui website tersendiri sehingga dapat dibaca orang dari berbagai belahan dunia.

Turut menyertai DR.Abbas Langaji pada kesempatan konferensi yang akan berlangsung selama 2 ( dua ) hari tersebut yakni Dr. Nurdin K, M.Pd ( Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palopo ) dan Ria Amelinda, S.I.Kom, mahasiswi Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin Makassar. ( red_Amel/ Herawan_Diskominfo Palopo ) .