Wali Kota Palopo H. Muhammad Judas Amir mengajak untuk untuk memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan rumah. "biarpun Palopo ini 'kota', tapi masih ada lahan kosong, manfaatkan," . hal ini ditegaskannya saat menghadiri panen perdana jagung hibrida pada lahan khusus kerjasama Dinas pertanian dan peternakan kota palopo dengan Polres palopo, di Kelurahan Rampoang Kecamatan Bara, tepatnya pada lokasi kelompok tani 'Padang Tiku", Selasa 07 Februari 2017.
 
Wali kota Palopo memerintahkan Kadis Pertanak agar memprogramkan lahan yang kosong agar dimanfaatkan dengan menanam cabai. paling tidak, dengan itu bisa memenuhi kebutuhan rumah tangganya.
"Tanah kosong dalam kota tanami cabai, Programkan. Agar jangan terlalu berharap pasokan dari luar," tegas Judas.
 
Kapolres Palopo AKBP Dudung Adijono, pada kesempatan yang sama menyampaiakan Terimakasih atas bantuan dan kerjasama Pemerintah kota Palopo, dalam hal ini dinas pertanian dan peternakan.
"Program penanaman jagung hibrida pada lahan khusus ini merupakan bantuan untuk kesejahteraan petani, diharapkan dapat merangsang produksi jagung dan dapat menopang Ketahanan pangan di kota palopo. Mudah-mudahan petani dikota Palopo bisa sejahtera," ungkap Dudung.
 
Sementara itu, Kepala bidang tanaman pangan dan holtikultura dispertanak palopo, M. Natsir, dalam laporannya menyampaikan bahwa khusus program pengembangan jagung dengan lahan khusus bekerjasama dengan Polres palopo, didistribusikan bantuan seluas 300 Ha atau setara dengan 4,5 ton benih jagung hibrida, yang telah disalurkan kepada 19 kelompok tani pada 6 kecamatan di kota palopo untuk kegiatan pengembangan jagung pada lahan khusus.
 
"Panen kali ini yang dilakukan di Kelurahan Rampoang Kecamatan Bara, pada kelompok tani Padang Tiku, yang mana telah mendapat bantuan benih jagung untuk lahan seluas 25 Ha," ujar Natsir.
 
Khusus untuk komoditi jagung sendiri, lanjut Kabid tanaman pangan dan holtikultura, pemkot palopo telah menyalurkan bantuan benih jagung sebanyak 850 Ha atau setara dengan 21,25 ton benih jagung pada 40 kelompok tani, 10 unit corn sheller/pemimpil jagung selama 2016.
"Produksi jagung dikota Palopo juga mengalami peningkatan yaitu 6.393 ton pada 2016 atau mengalami peningkatan sekitar 1.566 ton dibandingkan tahun sebelumnya," ungkapnya.
 
Sementara itu, masih menurut Natsir, untuk tahun 2017 akan mendistribusikan benih jagung untuk lahan seluas 1000 Ha atau setara dengan 25 ton benih sehingga diharapkan tahun 2017 akan terjadi lagi peningkatan luas lahan tanaman dan peningkatan produksi.
 
Selain wali kota dan Kapolres palopo, turut hadir pada kesempatan itu Kapolsek Wara utara Ipda Idris, SH. Kasat binmas Polres Palopo Kp,Marten, Asisten II Setda kota palopo Taufiq, Kadis Pertanak bersama jajarannya, sejumlah kepala SKPD lingkup pemkot palopo, para penyuluh pertanian dan mantri tani serta para anggota kelompok tani.(hms)