Palopo- Kelurahan Sampoddo adalah “ Duppa Mata “  atau pandangan pertama ketika memasuki Kota Palopo dari arah selatan. Karena itu, kesan baik harus dinampakkan di wilayah kelurahan tersebut. Hal itu disampaikan oleh Mustawal, salah seorang tokoh masyarakat Sampoddo dihadapan Wali Kota Palopo dan seluruh undangan yang hadir saat acara peresmiaan kantor kelurahan Sampoddo, rabu(31/1/2018).  Mustawal mengatakan bahwa salah satu yang diharapkan masyarakat Sampoddo adalah tersedianya gedung pertemuan yang representativ sehingga memudahkan masyarakat jika hendak menggelar hajatan. Dirinya juga mengapresiasi kemajuan pembangunan infrastruktur selama kepemimpinan H.M.Judas Amir sebagai wali kota.

Menanggapi harapan tersebut, Wali Kota Palopo menyampaikan kepada unit kerja terkait agar segera melakukan upaya perencanaan terhadap harapan yang disampaikan masyarakat sampoddo.  Dalam kesempatan yang sama, wali kota mengulas secara singkat sejarah Ratona  disekitar Sampoddo yang pada masa lampau menjadi salah satu tempat perdamaian dua kubu kedatuan Luwu yang berselisih.  Olehnya itu, wali kota berharap dari sampoddo lahir semangat perdamaian sekaligus menjadikan peristiwa sengketa lahan yang pernah terjadi di sampoddo untuk dijadikan pembelajaran tentang perlunya taat pada peraturan perundangan. Sementara itu, asisten I Setda Palopo, H.Burhan Nurdin dalam laporannya berharap agar pembangunan kantor lurah dapat memberi semangat peningkatan pelayanan prima kepada masyarakat.  

Peresmian kantor lurah sampoddo ditandai dengan penandatangan prasasti oleh wali kota serta pengguntingan pita oleh ketua TP PKK Palopo, Hj.Utiasari M.Kes, yang turut disaksikan oleh ketua DPRD Palopo, Harisal Latief, Danramil Wara, Perwakilan polres Palopo, Camat Wara Selatan, Aawaluddin dan ratusan undangan lainnya .Sebelumnya kantor lurah Sampoddo berada dilokasi yang menjadi sengketa dan digusur pada tahun 2016.  Karena itu, Pemkot Palopo dibawah kepemimpinan H.M.Judas Amir, membangun kembali kantor baru untuk menunjang operasional dan layanan kepada masyarakat ( red_diskominfo )