Palopo – Dalam rangka memberikan panduan bagi pemerintah Kota Palopo serta pihak terkait dalam hal perencanaan pembangunan di bidang penanaman modal, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP ) Kota Palopo menggelar seminar Rencana Umum Penanaman Modal (RPUM) 2018-2019 di auditorium Saokotae, kamis(22/11/2018).

Menurut ka. DPMPTSP Palopo, Farid Kasim Judas bahwa salah satu hal yang mendasari RUPM tersebut yaitu karena banyaknya potensi sumber daya pertanian yang dilimpahkan bagi Kota Palopo terutama pertanian tanaman pangan holtikultura dan perikanan , termasuk sektor kegiatan industri.  Dirinya berharap agar dengan adanya dokumen perencanaan penanaman modal daerah jangka panjang sampai tahun 2025, maka secara sinergis dan operasional seluruh kepentingan sektoral terkait perizinan dan penanaman modal tidak tumpang tindih.  “ Sasaran penyusunan RUPM adalah terwujudnya peningkatan dan pertumbuhan ekonomi, perluasan kesempatan lapangan kerja, pembangunan ekonomi berkelanjutan, dan terwujudnya kemampuan daya saing dunia usaha, kapasitas dan kemampuan teknologi “ tuturnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palopo Ir.H.Rahmat Masri Bandaso yang membuka secara resmi kegiatan itu  menekankan agar setipa OPD lingkup Pemkot Palopo dapat bersinergi terhadap penjabaran konsep RUPM.  “ Percepatan dan akselerasi pembangunan dapat diwujudkan dengan memberikan kemudahan bagi investor.  Selain itu pemanfaatna teknologi harus dimaksimalkan, agar upaya kita menjadikan Palopo sebagai kota yang maju inovatif,kreatif dan berkelanjutan dapat tercapai “ ujarnya.  Turut hadir dalam kesempatan itu diantaranya Kepala Bank Sulselbar cabang Palopo Andi Mulyadi, Ketua Tim Penyusunan RUPM Dr.Ir. Murshal Manaf .MT, para camat dan lurah se- Kota Palopo ( Nurul Hikmah _Diskominfo Palopo )