Palopo- KPU Palopo menggelar pleno terbuka tentang pengundian nomor urut pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo periode 2018-2023 di di gedung Saodenrae Convention Centre, selasa sore(13/2/2018).  Sebelumnya pada tanggal 12 Februari 2018, sebanyak dua pasangan calon wali kota dan wakil walikota Palopo telah ditetapkan lolos untuk mengikuti pilkada pada bulan Juni 2018. Kedua pasangan calon tersebut yakni Drs. H.M. Judas Amir, MH selaku calon wali kota Palopo, Ir. H. Rahmat Masri Bandaso, M.Si selaku calon wakil wali kota Palopo dengan tagline “ Juara “, dan DR.Akhmad Syarifuddin, S.E, M.Si selaku calon wali kota Palopo dan Budi Sada selaku calon wakil wali kota Palopo dengan tagline “ Ome Bisa “. Ketua KPU Kota palopo, Haedar Djidar menyampaikan bahwa pengundian nomor urut kali ini pihaknya membatasi peserta yang masuk untuk menyaksikan pengundian tersebut. " Kita membatasi hanya 150 orang saja dari masing-masing perwakilan calon yang dapat masuk untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya sembari menyampaikan terkait teknis pengundian nomor urut tersebut diawali dengan pengundian nomor antrian oleh calon wakil walikota Palopo kemudian dilanjutkan dengan pengundian nomor urut calon wali kota oleh calon wali kota Palopo.

Setelah melakukan pencabutan akhirnya pasangan calon wali kota HM. Judas Amir, MH dan Ir. H. Rahmat Masri Bandaso, M.Si mendapatkan nomor urut satu, sedangkan pasangan wali kota Akhmad Syarifuddin, S.E, M.Si dan Budi Sada mendapatkan nomor urut 2.Calon wali kota palopo, HM. Judas Amir, MH mengatakan, ia bersama pasangannya memandang nomor satu adalah nomor para juara dan bukanlah sebuah kemenangan jika bukan nomor satu. "Tidak akan bisa juara kalo bukan nomor satu," katanya. Hal senada juga disampaikan oleh calon wali kota palopo Akhmad Syarifuddin, S.E, M.Si bahwa menurutnya nomor dua adalah selaku pemegang keseimbangan. "Semua nomor baik bagi pasangan kami namun nomor dua adalah pemegang tahta keseimbangan dalam pemerintahan yang adil dan beradab" tandasnya.  

Proses pengundian nomor urut tersebut berlangsung meriah yang ditandai yel-yel dukungan dari masing-masing pendukung pasangan calon. Kegiatan tersebut mendapat pengamanan ketat dari petugas gabungan kepolisian dan TNI di dalam maupun luar lokasi acara.Kapolres palopo, AKBP Taswin menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan pengamanan ekstra dengan menurunkan ratusan personel pengamanan. "Kami menurunkan 300 personel Polres, Brimob 1 SSK, dan TNI 2 platon," tegasnya.Pengundian tersebut dihadiri oleh Kajari Palopo, Dandim 1403 Sawerigading, Ketua Pengadilan Palopo, Plt.Sekda Palopo, tokoh masyarakat, tokoh agama, sejumlah pimpinan perguruan tinggi, dan pimpinan partai (Faisal Ibrahim_Diskominfo )