Pemerintah Kota Palopo, berencana untuk membangun kantor imigrasi, dalam rangka meningkatkan pelayanan keimigrasian di Wilayah Kota Palopo. Hal ini diungkapkan oleh Asisten III Kota Palopo A. P. Dahri saat ditemui diruang kerjanya, Jumat 6 September 2013

Menurutnya, rencana pembangunan Kantor Imigrasi Kota palopo, adalah bentuk tindak lanjut dari Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan orang Asing (POA) yang dilaksanakan di Hotel Agro Wisata Palopo yang  dihadir langsung Wakil Walikota Palopo Akhmad Syarifuddin Daud, Kepala Devisi Keimigrasian Kemnkumham Sulsel, DR. Ferdinand Siagian, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Pare Pare Pallawa Rukka dan staf.

Dijelaskan Dahri, posisi yang strategis Kota Palopo sebagai kota tujuan maupun kota transit sangat potensial diboncengi oleh berbagai kepentingan lain secara ilegal dan tidak bertanggung jawab.

'Misalnya perdagangan manusia (human trafficking), kejahatan trans nasional, lalu lintas barang terlarang (Narkoba, psitropika) serta kepentingan bernuansa politik, ekonomi, sosial budaya yang dapat mengancam stabilitas negara dan daerah,' ungkap Dahri.

Lanjutnya, kehadiran orang maupun ormas asing, memang sangat dibutuhkan sepanjang membawa manfaat bagi pembangunan dan pengembangan daerah. Namun dampak negatifnya juga harus tetap diwaspadai.

'Meski kunjungan dan kedatangan orang asing di daerah ini tidak seperti halnya dengan daerah lain di tanah air, namun demikian kita tetap harus mawas diri dan melakukan upaya dan langkah yang terkoordinasi dan terstruktur.' jelas Dahri.

Ditambahkan Dahri, seperti yang diharapkan Wakil Walikota Palopo Akhmad Syarifuddin Daud, bahwa masalah pergerakan orang asing adalah masalah serius dan terkait dengan upaya kita untuk menjaga keutuhan NKRI, dimana Wawali pada kesempatan itu menginstruksikan kepada jajaran BakesbangPol dan Linmas Kota Palopo agar segera melakukan pendataan secara komprehensif serta melakukan up dating terhadap jumlah orang asing atau pun organisasi asing maupun yang berafiliasi dengan ormas asing di daerah ini untuk selanjutnya di publikasikan kepada masyarakat luas.

'Tindak lanjut tersebut sehingga Pemerintah Kota Palopo berkeinginan untuk membangun kantor Imigrasi, agar data pasti, terkait berapa banyak orang asing di Kota Palopo dapat lebih jelas, sehingga pemkot dapat merancang pola pengawasan yang efektif dan maksimal.' Jelasnya.

Ditambahkan Dahri, Rencana pembangunan Kantor Imigrasi Kota Palopo, telah melalui Rakor yang dilaksanakan di Aula kantor kesbagpol dan linmas Kota Palopo beberapa waktu lalu, yang di hadiri langsung kepala kantor Imigrasi, Kepala Kesbang Pol Kota Palopo, Kasat Intel Polres Kota Palopo, kabag Pemerintahan serta pejabat teknis lainnya.

Saat ini, kantor Imigrasi Wilayah Kota Palopo menempati Kantor sementara yang merupakan bangunan Aset Kabupaten Luwu yang merupakan bekas Gedung Wanita ada di jalan imam Bonjol.(egi)


Sumber : Bag. Humas Setda Kota Palopo