Palopo – Ada pernyataan menggelitik yang dilontarkan oleh komisioner Panwaslu Palopo, Sitti Aisyah, SH  saat tampil memaparkan materi pada sosialisasi netralitas ASN yang dilaksanakan oleh Panwascam Wara Barat, selasa(27/2/2018) di Hotel Harapan Palopo.

Ia mewanti-wanti agar jangan sampai ada kejadian suami istri akhirnya bercerai karena beda pilihan dalam pilkada. “ Sudah sangat keterlaluan jika ada pasangan suami istri cek cok dan akhirnya memilih cerai karena persoalan pilihan “ ujarnya disambut tawa peserta sosialisasi yang dominan dihadiri oleh ASN se-kecamatan Wara Barat.  Dirinya berharap, agar masyarakat dapat lebih bijak dan dewasa dalam menyikapi perbedaan pilihan politik dengan tidak mengorbankan semangat kebersamaan dan kekeluargaan.  

Sitti Aisyah yang saat itu didampingi oleh Panwascam Wara Barat Irsal A.Hamid mengatakan bahwa bentuk netralitas ASN yang diharapkan salah satunya yakni tidak menggunakan kendaraan dinas untuk mendukung kegiatan kampanye atau mobilisasi massa pada pasangan calon tertentu. “ Modus plat gantung dengan mengubah plat merah menjadi plat hitam adalah upaya mengelabui pengawas dan masyarakat, tindakan seperti itu sudah jelas melanggar, dan jika kami mendapat hal itu di Palopo, maka akan ditindak sesuai peraturan perundangan yang berlaku “ ujar ibu yang juga berprofesi sebagai ketua RW di kelurahan Tamarundung, Wara Barat.     

Selain itu, dirinya juga mengingatkan kepada masyarakat agar momentum pilkada tidak dijadikan ajang perjudian oleh oknum-oknum tertentu, termasuk ASN. “ jangan sampai dengan alasan sengaja bermain " domino " ternyata dijadikan ajang kampanye kecil – kecilan sekaligus berjudi “ ujarnya penuh prihatin (Yulianti Arsyad_red_Diskominfo Palopo )