Kota Palopo tahun ini menerima Bantuan Siswa Miskin (BSM) sebesar 3,2 Miliar. Bantuan ini dikhususkan kepada masyarakat miskin Kota Palopo agar akses terhadap pendidikan dapat lebih terjamin. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah (Dirjen Dikmen) Prof Dr Achmad Jazidie, ketika menyampaikan sambutan pada acara Pemantauan atas Penyerahan BSM untuk Siswa di Kota Palopo, Senin (27/1) di GOR Lagaligo.

"Tahun ini pemerintah pusat menganggarkan 7,4 Triliun untuk Bantuan Siswa Miskin se Indonesia. Khusus untuk Kota Palopo, kita kucurkan sebanyak 3,2 Miliar sesuai dengan data yang dilansir TNP2K", kata Achmad Jazidie.

Menurut Dirjen Dikmen Kemendikbud RI ini, program BSM merupakan program nasional yang dimaksudkan untuk mengamankan upaya jangka panjang guna memutus kemiskinan dengan memastikan masyarakat miskin bisa mengakses pendidikan. Dengan demikian kata Achmad Jazidie, maka mutu sumber daya manusia Indonesia dapat terus menerus meningkat dan mampu bersaing dalam era masyarakat global.

Hadir pula dalam acara ini, Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, H Rizal Djalil. Dihadapan lebih dari 1000 siswa penerima manfaat BSM yang hadir, dirinya mengatakan bahwa Program BSM ini memang sangat berpengaruh besar dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia. "Hampir semua kementeriaan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat. Namun bantuan yang betul-betul sampai ke sasarannya adalah bantuan sosialnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, atau BSM ini" ungkapnya.

Oleh karena itu, Rizal Djalil berpesan agar pemanfaatan dan pengelolaan BSM ini dapat lebih akuntabel. Dirinya juga mengatakan bahwa BPK RI senantiasa memerhatikan dan memantau perkembangan tata kelola keuangan Pemerintah Kota Palopo. "Saya mengamati, opini hasil pemeriksaan BPK RI terhadap Pemerintah Kota Palopo sudah semakin baik, dengan opini WDP-nya", puji Rizal.

Acara Pemantauan atas Penyerahan BSM untuk Siswa di Kota Palopo ini dihadiri pula oleh Dirjen Pendidikan Dasar, Hamid Muhammad; Anggota DPR RI, APA Timo Pangerang, Wali Kota Palopo, unsur Forum Pimpinan Daerah Kota Palopo, para kepala sekolah, serta orangtua siswa penerima manfaat BSM.(*humas)