Palopo- Dalam rangka mewujudkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM), maka pada tahun ini Kota Palopo akan segera membentuk rencana kontijensi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM). Program tersebut bahkan telah mendapat dukungan dari Kementrian Kesehatan RI. Yang menarik karena dari 64 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, Kota Palopo merupakan satu-satunya daerah di Sulawesi Selatan yang mendapat kesempatan untuk membentuk Rencana Kontijensi KKM.  Hal itu diungkapkan oleh Kasubdit. Kekarantinaan Kesehatan Masyarakat Kementrian Kesehatan RI, dr. Lily Banonah  Rifai, M.Epid pada acara workshop “ Penyusunan Rencana Kontijensi Kegawatdaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM) Kota Palopo yang dilaksanakan di Hotel Quality Plaza, Makassar, awal April 2017.

Acara yang dibuka resmi oleh dr. Hj. Nurul Amin, R, MM.Kes. Kabid P2P (Pencegahan dan Penanggulangan  Penyakit) Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Selatan tersebut diikuti oleh sejumlah pihak terkait diantaranya Dinas Kesehatan Kota Palopo beserta jajarannya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD), Dinas Kominfo, Badan Lingkungan Hidup, Kepala RSU AT-Medika, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Dishub, Dinas Sosial, dan Tim Penggerak PKK Kota Palopo

Dalam sambutan Kadis Kesehatan Prov.Sulawesi Selatan yang dibacakan oleh Kabid P2P menekankan bahwa tujuan pelaksanaan workshop Rekon KKM (Rencana Kontijensi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat) adalah untuk membangun kesamaan persepsi tentang pentingnya dokumen rencana kontijensi dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM). Selain itu juga untuk mengidentifikasi peran dan sumber daya, proses pendataan dan penyebaran informasi sehingga siap pada saat dibutuhkan dan menentukan kebutuhan. ( Abd. Rahman Tambi )