Palopo- Untuk menggenjot capaian pelaksanaan kinerja pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) lingkup Pemerintah Kota Palopo, Bappeda memberi batas waktu paling lambat 5(lima) hari setelah berakhirnya triwulan setiap periode pelaksaan program anggaran. Ketentuan serupa berlaku bagi satuan kerja kementrian dan lembaga yang berada di Kota Palopo. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bappeda Palopo, Drs.Firmansyah,M.Si pada pelaksanaan rapat koordinasi monitoring dan evaluasi pelaksanaan program kegiatan pembangunan triwulan II tahun 2017 di auditorium Saokotae, selasa(8/8/ 2017).
Rakor Monev yang dihadiri oleh seluruh perwakilan OPD, satuan kerja kementrian dan lembaga bertujuan untuk mengetahui secara detail daya serapan anggaran yang dibiayai melalui dana APBN, APBD Provinsi dan APBD Kota Palopo.  Dalam pemaparannya pada kegiatan itu, ka Bappeda menggambarkan bahwa akumulasi capaian kinerja dari keuangan pada triwulan ke-II 2017 yang bersumber dari APBD Kota Palopo rata-rata mencapai 39 persen dari target 50 persen , sementara fisik masih mencapai angka 43 persen. Sementara untuk APBN masih mencapai 20,64 persen keuangan dari target 50 persen, sedangkan capaian pelaksanaan program fisik telah berada pada angka 34 persen.
Walikota Palopo, H.M.Judas Amir, MH saat membuka kegiatan Monev tersebut berharap kepada masing-masing OPD untuk bekerja maksimal dalam rangka mewujudkan pencapaian target pelaksanaan program yang didanai oleh APBD. “ telaah permasalahaan yang dihadapi agar semua dapat diantisipasi sehingga dapat mencapai target “ ungkapnya yang pada kesempatan itu turut didampingin oleh Wakapolres Palopo, Kompol Woro Susilo ( red_plpos/ hamka_)