Palopo- Dalam rangka mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di daerah, KPK melaksanakan monitoring dan evaluasi progres rencana aksi pemberantasan korupsi terintegrasi untuk wilayah Kota Palopo, Kabupaten Luwu,Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Sidenreng Rappang. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota Palopo H.M.Judas Amir,MH di auditorium Saokotae(9/8/2017) yang dihadiri oleh perwakilan OPD masing-masing pemerintah daerah.

Ketua Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi Sulsel, Maruli saat Monitoring Evaluasi (Monev)tersebut menekankan bahwa titik rawan terjadinya korupsi dapat terjadi dibeberapa kalangan, mulai dari eksekutiv maupu legisltaif yang bermula dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan pertanggung jawaban pekerjaan.  “ Karena itulah, KPK  ingin menyeimbangkan tindakan dan pencegahan yang masif hingga turun ke daerah. KPK awalnya fokus ke provinsi kemudian diperluas hingga ke kabupaten/kota “ ungkapnya seraya mengajak kalangan pers untuk ikut membantu mengawasi dengan menyampaikan materi pemberitaan yang bersifat mencegah terjadi berbagai tindak pidana korupsi itu. Ia juga mengingatkan agar penguatan peran Inspektorat untuk mencegah tindak pidana korupsi di daerah.

Sementara itu, Wali Kota Palopo, H.M Judas Amir, MH dalam sambutan mengharapkan agar para ASN lingkup Pemkot Palopo dapat mengerjakan tupoksinya sesuai prosedur perundang-undangan. ”Jangan sampai melenceng dari aturan, karena jeruji besi pasti akan menunggu kita. Untuk itu lakukanlah dengan baik. Dan terus berkoordinasi jika ada kendala,” sarannya (rhm/red-diskominfo)