Palopo- Kapal pesiar MV Seaborn Sojour berbenda Bahamas asal Australia yang di nahkodai Capt Tim Roberts tiba di pelabuhan Tanjung Ringgit , Palopo, jumat (06/04/2018). Kapal tersebut membawa sebanyak 424 wisatawan mancanegara. Kedatangan mereka disambut hangat oleh pemerintah Kota Palopo dengan menampilkan tarian padduppa  di dermaga pelabuhan tanjung ringgit serta jamuan khusus di Istana Kedatuan Luwu.   Menurut Kadis Pariwisata, Andi Enceng bahwa Kapal pesiar yang membawa wisman asal Australia,Inggris,Belanda dan Ukraina tersebut terbagi menjadi 2(dua) gelombang yakni gelombang pertama melakukan perjalanan wisata di sejmumlah obyek wisata andalan Tana Toraja  dan selebihnya melakukan city tour di dalam Kota Palopo dengan diarak menggunakan kendaraan becak. Adapun lokasi yang dikunjungi dalam kesempatan itu diantaranya Istana Datu Luwu, Masjid Djami` Tua, Pasar Sentral Palopo, Gereja PNIEL, dan kampung nelayan di kelurahan Pontap. Selain itu,para wisatawan yang didominasi oleh warga Australia tersebut juga disuguhi dengan sejumlah kuliner khas Palopo. Sesampainya di Istana Datu Luwu, wisman dipasangkan sarung sabbe dan diperlihatkan benda-benda pusaka yang terdapat dalam Istana serta persembahan tarian sumange to luwu.

Andi Enceng berharap agar kunjungan kapal pesiar yang membawa ratusan wisatawan mancanegera tersebut  suatu saat dapat berkunjung kembali ke Palopo. “ Kepada masyarakat kami berharap mendukung kunjungan serupa melalui upaya menjaga ketertiban, keamanan dan kebersihan kota agar tamu yang berkunjung ke kota kita dapat merasa nyaman dan akan kembali lagi berkunjung ke Kota Palopo “ tandasnya kadis berparas cantik itu.

Sementara itu, Pjs.Wali Kota Palopo Andi Arwien Asiz, S.STP dalam pidato penyambutannya di Istana Datu Luwu mengutarakan bahwa sangat mengepreiasia kedatangan wisaman tersebut seraya menggambarkan secara singkat tentang bangunan-bangunan bersejarah yang ada di Palopo seperti istana Datu Luwu yang mempunyai ciri khas dan makna tersendiri termasuk bangunan masjid djami tua dan gereja PNIEL yang keberadaan masih terhaga dengan baik sejak  jaman Belanda hingga kini. Wali Kota juga menjelaskan bahwa saat ini kunjungan ke Palopo semakin mudah dengan terbukanya layanan penerbangan domestik yang memudashkan kunjungan para pelancong. ( Faisal Ibrahim/ Nunu Purwanti_Diskominfo Palopo )