Palopo – Pelaksanaan International Confrence Of Social Sciences ( ICEESS ) yang dipusatkan di auditorium Phinisi IAIN Palopo, resmi dibuka Kepala Subdirektorat Penelitian dan Pengabdian Kementrian Agama R.I DR.Muhammad Zain, M.Ag  selasa malam(10/10/2017). Kegiatan yang mengusung tema “ Strengthening Knowledge Integration For The Worl Civilazation “ tersebut juga dihadiri oleh Wali Kota Palopo yang pada kesempatan itu diwakili oleh staf ahli bidang kemasyarakatan DR.H.M.Suyuti Yusuf. Dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa peradaban dunia dimasa lampau dan saat ini juga tak lepas dari peran maupun kosntribusi nyata dari tokoh peneliti Islam dengan sejumlah karya fenomenalnya yang sampai saat ini masih dimanfaatkan dalam kehidupan dan peradaban manusia.

Ia kemudain mencontohkan nama besar Ibnu Sina. Beliau adalah bapak pengobatan modern dengan karya-karyanya di bidang kedokteran. Karya Ibnu Sina yang sangat terkenal yaitu Qanun fi Thib  merupakan rujukan di bidang kedokteran selama berabad-abad. DR.Suyuti Yusuf juga menyebut nama besar Ibnu Rusyd adalah seorang jenius yang berasal dari Andalusia dengan pengetahuan ensiklopedik. Ibnu Rusyd dikenal sebagai Averroes dan komentator terbesar atas filsafat Aristoteles Karya-karya Ibnu Rusyd meliputi bidang filsafat, kedokteran dan fikih dalam bentuk karangan, ulasan, essai dan resume.

Demikian pula nama Ibnu Batutah yang dikenal sebagai petualang sejati yang pada usia 20 tahun mampu menempuh perjalanan sepanjang 120.000 kilometer dibeberapa negara Muslim kala itu. (red_diskominfo )