Palopo- Badan Ekonomi Kreatif Republik Indoensia bekerjasama Dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Palopo menggelar sosialisasi Hak kekayaan Intelektual dalam rangka konsultasi dan fasilitasi hak kekayaan intelektual di hotel Value,Rabu (9/5/2018). Dalam acara yang diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai lintas sektor tersebut empat narasumber yaitu, Amran SE anggota DPR RI Komisi X, Robinson Sinaga Direktur Fasilitasi HaKI Badan ekonomi kreatif, dan kepala Dinas Pariwisata Palopo Andi Enceng. Dalam pemaparannya Amran,SE  mengatakan bahwa kekayaan hak intelektual  adalah hak ekstrensif yang diberikan kepada seseorang atau seklompok orang atau hak ciptanya .HaKI  intelektual adalah hak-hak secara hukum yang berhubungan dengan kreativitas seseorang atau beberapa orang terhadap reputasi dalam bidang komersial.” Setiap manusia memiliki hak untuk melindungi atas hak cipta rasa dan karsa “ ujar legislator Tana Luwu itu.  

ementara itu,Kadis Pariwisita dan ekonomi kreativ Kota Palopo, Andi Enceng menekankan bahwa perlindungan terhadap karya kreativitas perlu dilakukan sehingga tidak ada upaya klaim dari pihak tertentu yang ingin mengatasnamakan karya yang dihasilkan. “ kasus klaim Malaysia terhadap karya dan budaya bangsa Indonesia adalah pelajaran penting bagi kita agar mau mematenkan karya kita “ ujarnya seraya menghimbau kepada pelaku ekonomi kreatif agar segera mendaftarkan hasil produksi melalui Bada Ekonomi kreatif agar tidak diklaim oleh orang lain.

Hal senada dikemukakan oleh Robinson Sinaga  yang mengajak kepada semua pelaku ekonomi kreatif di Kota Palopo untuk mendaftarkan hak kekayaan intelektualnya, dengan harapan semua karya tersebut mendapat pengakuan yang pada ujungnya dapat mendukung penguatan kualitas produk atau karya yang dihasilkan. ( Nurul Hikmah_Diskominfo Palopo )